Kelompok keselamatan pasien Healthwatch England mengatakan, hampir semua dari 120 rumah sakit NHS tidak memasukkan catatan apakah pasien mendapatkan makanan, air, pemanas, yang layak saat kembali ke rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan banyak kasus yang terungkap, kesehatan pasien memburuk akibat mereka dipulangkan lebih awal. Sehingga, mereka butuh untuk masuk rumah sakit kembali dalam beberapa hari berikutnya. Bukti terbaru dari Kantor Audit Nasional di Inggris menunjukkan, pendaftaran ulang ke rumah sakit dalam 30 hari membuang biaya jaminan kesehatan nasional sebesar £ 2.4 miliar atau sekitar Rp 2,4 triliun setahun.
Healtwacth Inggris mengatakan, sebanyak dua pertiga pasien datang kembali ke rumah sakit dalam waktu seminggu. Hal ini menunjukkan adanya masalah mendasar di banyak rumah sakit di Inggris.
Kelompok Freedom of Information (FoI) juga mengungkap, satu dari tiga dokumen jaminan kesehatan tidak merekam apakah catatan tentang obat baru diteruskan kepada dokter atau perawat berikutnya.
Healthwatch di Inggris mengatakan, kendati bukti praktik yang sangat baik pada beberapa dokumen jaminan kesehatan nasional, ada sejumlah alasan utama kegagalan rumah sakit. Yaitu, kurangnya koordinasi antara rumah sakit dan lembaga pelayanan masyarakat, pilihan perawatan rumah sakit, serta pasien yang tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan perawatan mereka.
Juru bicara NHS Inggris berkata, “Sangat penting bagi pasien yang kondisinya membaik untuk meninggalkan rumah sakit. Meskipun demikian, kami juga perlu memastikan perawatan yang tepat dilakukan di rumah.”
(win/mer)