Dikutip dari Reuters, 41 persen konsumen yang menyantap sarapan dua kali sehari akan mempertimbangkan McDonald's untuk makanan mereka berikutnya. Informasi tersebut diperoleh berdasarkan hasil survei YouGov BrandIndex, perusahaan layanan persepsi merek.
Rantai restoran cepat saji Subway adalah pilihan kedua Breakfastarian dengan persentase pilihan sekitar 34 persen. Berikutnya diikuti oleh restoran dari DineEquity Inc, IHOP, dengan 32 persen. Kemudian, ada Burger King dengan 27 persen, dan Starbucks Corp dengan 26 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sarapan adalah waktu sarapan restoran yang mengalami peningkatan dalam jumlah kunjungan pelanggan.
Berdasarkan penelitian dari perusahaan riset NPD Group, di saat, kunjungan pelanggan untuk makan siang dan makan malam cenderung datar, kunjungan tamu untuk sarapan naik hingga 4 persen sampai akhir Mei 2015. Hal tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya rantai makanan cepat saji.
Kategori ini kian kompetitif karena restoran-restoran cepat saji terus melakukan inovasi dengan menu sarapan baru.
McDonald's menyajikan tambahan minuman espresso untuk jejeran menu sarapan McMuffin dan kopi murah meriahnya. Starbucks dan Dunkin' Donuts tak mau kalah, mereka memukul balik dengan menu sarapan baru sandwich dan kue-kue.
(win/mer)