Berdasarkan survei terhadap 200 orang tua dan calon orang tua, yang dilakukan oleh sebuah perusahaan susu anak, lebih dari setengah atau 53 persen responden berpikir bahwa informasi gizi anak yang ada, tidak jelas.
Sementara, sepertiga responden mengakui, mereka tidak yakin kapan mereka harus memberikan bayi mereka makanan padat. Akademi Pediatrik Amerika merekomendasikan orang tua agar memperkenalkan makanan padat dengan berbagai tekstur sekitar usia enam bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kapan anak siap untuk makanan padatan akan sangat berbeda-beda untuk setiap anak,” dia menambahkan.
“Pertumbuhan bayi sangat cepat, itu adalah periode pertumbuhan paling cepat dari seluruh rentang hidup manusia,” kata Mark R. Corkins, profesor pediatri di Universitas Pusat Ilmu Kesehatan Tennessee.
Air Susu Ibu harus menjadi sumber nutrisi utama bayi di tahun awal kehidupan mereka, tapi ASI rendah zat besi. “Zat besi sangat penting untuk sel-sel darah merah, jadi mulai lah dengan makanan yang mengandung zat besi.”
Adapun, soal makanan padat, Corkins mengingatkan agar ibu tidak terburu-buru.
“Tidak perlu terburu-buru,” katanya melanjutkan. “Ini bukan keadaan darurat. Beberapa orang tua berpikir mereka harus memulai secepat mungkin.”
Adam Rubinstein, direktur medis dari Advocate Health Care, pelanan kesehatan online, juga memperingatkan orang tua atas kekhawatiran berlebihan mereka. "ASI memberikan cukup gizi pada anak. Jika ASI kurang, maka makanan pendamping bisa membantu asupan nutrisi," kata dia.
Rubinstein menyarankan, agar orang tua juga memperkenalkan bermacam buah dan sayuran kepada bayi, dan bersikap tenang jika anak menolak makanan. Lebih baik menambah lebih banyak variasi makanan ketimbang memaksa anak untuk makan. “Orang tua tidak boleh marah ketika anak mereka menolak makanan tertentu,” ujarnya.
(win/les)