Para peneliti di Universitas California mengatakan, perasaan dimengerti dapat memperbaiki hubungan dengan sendirinya. Ketika pasangan merasa bahwa pasangan dapat mengerti mereka, tidak hanya konflik menjadi tidak berbahaya tapi juga baik bagi hubungan, seperti dilaporkan oleh Independent.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para psikolog Universitas California melakukan studi terhadap peserta berusia 20-an dan 30-an yang sedang menjalani hubungan setidaknya enam bulan. Pasangan yang kerap bertengkar melaporkan kepuasaan yang rendah dalam hubungan mereka, kecuali jika mereka merasa pasangan dapat memahami mereka, kata penulis.
Peserta menilai hubungan mereka lebih tinggi setelah konflik jika mereka merasa dimengerti, dibandingkan dengan sebelum konflik. Ini juga memberikan efek positif untuk pasangan lain, dia akan merasa lebih bahagia ketika berpikir pasangannya merasa dipahami.
Para penulis studi mengatakan, setiap pasangan merasa pasangannya lebih berusaha menjaga hubungan ketika dia berupaya untuk memahami.
(win/win)