Sebuah studi menemukan hubungan antara kecepatan berjalan khas orang tua dan jumlah protein yang dibangun di otak dengan tanda-tanda awal demensia. Para ilmuwan mengatakan, kecepatan berjalan yang lambat pada orang-orang alzheimer mungkin berhubungan dengan perubahan dalam otak yang terjadi sebelum timbulnya penyakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laura Phipps dari Pusat Penelitian Alzheimer Inggris berujar, “Ada banyak alasan kenapa kecepatan berjalan seseorang lambat, tapi penting untuk mengeksplorasi mengapa dan kapan perubahan itu terjadi pada penyakit seperti alzheimer dan bagaimana mereka dapat mengelolanya.”
Louise Walker dari Masyarakat Alzheimer berkata, “Riset menunjukkan bahwa orang-orang dengan penyakit alzheimer mengalami kesulitan berjalan, tapi masih belum jelas apakah itu disebabkan oleh kondisi itu sendiri atau faktor-faktor lain, terutama yang berkaitan dengan penuaan.”
Menurutnya, penelitian jangka panjang masih diperlukan untuk menentukan apakah penumpukan protein amyloid, yang merupakan ciri penyakit alzheimer, berefek pada kecepatan berjalan yang lambat.
(win/les)