Lima Alasan Kenapa Anda Selalu Lapar

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Sabtu, 09/04/2016 11:12 WIB
Apa yang menyebabkan Anda selalu lapar dan tidak bisa menolak godaan makanan? Berikut lima alasan utama kenapa rasa lapar selalu menyerang. Ada lima alasan utama kenapa tubuh selalu merasa lapar. Salah satunya karena menjelang datang bulan. (Thinkstock/BananaStock)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketika Anda sedang diet, mungkin Anda sering merasakan banyak godaan yang datang apalagi saat lapar melanda dan melihat makanan kesukaan Anda. Rasa lapar itu kemudian membuat Anda sulit menolak makan dan akhirnya mencicipi makanan yang Anda inginkan.

Beberapa jam setelah makan, baik itu sarapan, makan siang, atau makan malam, bahwa akan ada dorongan tak terkendali untuk mengecek lemari es dan mencicipi makanan di dalamnya.

Mengapa Anda selalu lapar? Dan apa yang bisa Anda ubah dalam diet Anda untuk mencegah cemilan dan menurunkan berat badan? Kepala Ahli Gizi di NutriCentre, Shona Wilkinson, mengungkapkan lima alasan utama mengapa banyak dari kita yang lebih memilih menuruti keinginan untuk makan, dilansir dari Daily Mail:


1. Hamil

Masuk akal bahwa nafsu makan dan kebutuhan kalori meningkat selama kehamilan. Anda tidak perlu melawan hal itu, yang lebih penting adalah pilihan Anda untuk makan makanan yang sehat. Saat makan utama, pastikan itu makanan sehat dan hindari makanan olahan, dan makanan yang manis.

Pastikan pula dapur Anda penuh dengan makanan sehat, dan menyiapkan makanan ringan yang sehat juga kala Anda menginginkannya. Makan makanan yang kaya nutrisi pun turut memenuhi kebutuhan tubuh Anda, dan bayi dalam kandungan yang butuh juga akan hal itu, serta cenderung membuat Anda makan berlebihan.

2. Terlalu banyak karbohidrat

Konsumsi banyak karbohidrat pada malam hari membuat tubuh lebih cepat lapar di pagi hari. Hal itu karena tubuh cepat menyerap karbohidrat menjadi gula.

Gula dalam darah, khususnya glukosa akan menyebabkan lonjakan insulin, hormon yang merangsang sel-sel kita untuk mengambil glukosa. Semua gula yang cepat dihapus dari darah ini, memicu rasa lapar dan keinginan akan karbohidrat lebih banyak.

Bahkan mungkin Anda akan terbangun di malam hari dengan rasa lapar. Untuk menghindari hal ini terjadi yang terbaik adalah menghindari karbohidrat. Pilih makanan yang lebih berserat, seperti buah-buahan atau sayuran.

Hal ini akan membuat karbohidrat diserap dan dicerna lebih lambat, dan Anda akan kenyang lebih lama, serta tidak menyebabkan lonjakan insulin yang membuat penurunan gula darah Anda.

3. Kurang tidur

Kurang tidur berdampak pada rasa lapar dan mempengaruhi seberapa banyak porsi yang dimakan. Durasi tidur yang pendek, menurunkan kadar hormon yang disebut leptin, yang menghambat rasa lapar dan meningkatkan kadar hormon ghrelin, yang merangsang rasa lapar.

Inilah yang kemudian menjadi alasan mengapa kurang tidur menyebabkan penambahan berat badan.

Kita pun memerlukan magnesium, untuk merileksasi kerja otot-otot kita, yang juga membantu kita untuk tidur terlelap.

4. Kurang minum

Kadang, rasa haus dapat keliru menjadi lapar. Saat kita menginginkan sesuatu yang lain, namun mengartikannya sebagai rasa lapar, yang kita butuhkan dalam kondisi itu adalah dua gelas air.

Air dibutuhkan sel-sel kita untuk memanfaatkan nutrisi dalam makanan yang kita makan dan kurangnya ketersediaan hara menyebabkan tubuh kita mendambakan banyak makanan.

Ini merupakan alasan lain untuk memastikan Anda minum air sepanjang hari. Minum air di sela-sela makan pun akan membuat kita merasa lebih kenyang dan dapat membantu mengelola nafsu makan.

Dan penting, bagaimanapun, agar tidak minum terlalu banyak, sebelum, selama, atau setelah makan, karena dapat mencairkan cairan pencernaan dan memiliki dampak negatif pada pencernaan kita.

5. Datang bulan

Telah ditemukan bahwa nafsu makan seorang wanita mengalami peningkatan dua kali lipat menjelang menstruasi mereka, yaitu setelah ovulasi dan saat masa awal menstruasi.

Untuk membantu menyeimbangkan kadar gula darah Anda, dan mengelola keinginan Anda, sangat penting untuk memperhatikan fokus pada makanan yang mengandung protein setiap kali makan. Ikan, daging, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian bisa menjadi pilihan, serta meminimalkan asupan karbohidrat dan gula.

(les/les)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK