Atsusi Kamimura, Manager Demand Generation & Marketing Departement Tokyo Metro, mengungkapkan bahwa demi keamanan dan kenyamanan bersama, beberapa tata krama pun ditetapkan.
"Aturan kereta api cukup ketat, khususnya aturan naik dan turun kereta," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Ketika kereta berhenti di stasiun dan pintu terbuka, penumpang yang turun harus didahulukan.
2. Calon penumpang harus berdiri dan menunggu di belakang garis kuning yang sudah disediakan. Tujuannya, agar calon penumpang tak terjatuh atau tersambar kereta.
3. Penumpang kereta tak boleh menggunakan ponselnya untuk menelepon orang. Ponsel hanya boleh digunakan untuk mengirim e-mail, chatting dan lain-lain. "Tujuannya, agar tak mengganggu penumpang lain karena suara percakapan, juga dering telepon."
Lihat juga:Menjajal Kereta Cepat di China |
4. Ngobrol sebenarnya boleh saja, asalkan tak bicara dalam suara yang keras sehingga mengganggu orang lain.
5. Di area stasiun, Anda tak diperkenankan untuk berfoto menggunakan lampu blitz.
6. Anda juga dilarang berfoto di dekat kereta. Tujuannya agar tak terjatuh saat memotret. Namun Anda tetap diperbolehkan untuk foto selfie di gerbong kereta.