Donatella Klaim Film Serial Pembunuhan Gianni Versace Fiktif

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Jumat, 21/10/2016 05:05 WIB
Donatella Klaim Film Serial Pembunuhan Gianni Versace Fiktif Alur kisah American Crime Story berfokus pada pembunuhan Gianni Versace. Namun pihak keluarga, termasuk Donatella Versace, menilai seluruh adegannya fiktif. (REUTERS/Gonzalo Fuentes)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kematian Gianni Versace, desainer keturunan Italia sekaligus pendiri rumah mode Versace, pada 15 Juli 1997, sungguh mengejutkan. Ia ditembak oleh Andrew Cunanan di Miami Beach, Florida, Amerika Serikat.

Kini, dua dekade berlalu, peristiwa tragis itu dikenang lewat serial televisi bertajuk Versace/Cunanan: American Crime Story, produksi Fox 21. Sebagian orang beranggapan serial 10 episode ini dibuat berdasarkan kisah nyata.

Namun kenyataannya, mengutip LA Times, pihak rumah mode Versace mengungkapkan bahwa semua adegan di serial tersebut adalah fiktif. Saat dikonfirmasi, pihak Versace mengaku tak punya keterlibatan apa pun.


Versace/Cunanan: American Crime Story memang seharusnya hanya dilihat sebagai karya fiktif karena dibuat berdasarkan buku berjudul Vulgar Favors. Menurut Deadline, buku tersebut dibuat oleh Maureen Orth.

Serial ini menampilkan tokoh utama bernama Gianni Versace. Kisahnya sendiri berfokus pada pembunuhan sang desainer yang dilakukan oleh pembunuh berantai Andrew Cunanan.

Delapan hari setelah membunuh Versace, Cunanan menembak dirinya sendiri di sebuah rumah perahu di Miami. Sampai di sini, alur kisahnya terbilang mirip dengan kejadian sesungguhnya.

Ide kisah tersebut diangkat menyusul kesuksesan serial People vs O.J. Simpson: American Crime Story yang mendapatkan Emmy Awards 2016. Proses pengambilan gambarnya diharapkan akan dilakukan di Los Angeles dan Miami pada musim semi mendatang.

Serial tersebut akan disutradarai oleh Ryan Murphy. Namun pemeran Gianni Versace dan sang adik, Donatella Versace belum ditentukan.

Ini bukan pertama kalinya, Versace bersaudara menolak menjadi sumber inspirasi secara langsung. Pada 2013 lalu, stasiun televisi berbayar Lifetime menyiarkan film berjudul House of Versace.

Namun pada saat itu, perusahaan Versace menyatakan bahwa film tersebut tak ada keterlibatan langsung atau kaitan apa pun dengan kerabat Versace.

Perusahaan Versace juga menuntut buku yang memicu adanya film tersebut, House of Versace: The Untold Story of Genius, Murder, and Survival karya Deborah Ball. Buku keluaran 2010 ini bercerita tentang tantangan yang dihadapi oleh Donatella Versace setelah pembunuhan kakaknya.

"Karena Versace tidak memberikan izin atas buku yang jadi dasar pembuatan film, film tersebut harusnya dilihat sebagai sebuah karya fiksi," bunyi pernyataan rumah mode Italia tersebut kala itu.

(chs/vga)