Nenek 67 Tahun Melahirkan Cucu Perempuannya

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Selasa, 27/12/2016 11:09 WIB
Nenek 67 Tahun Melahirkan Cucu Perempuannya ilustrasi: Seorang nenek di Yunani menjadi ibu pengganti bagi putrinya yang sulit hamil. (Pexels/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang nenek 67 tahun di Yunani melahirkan seorang bayi pada pekan lalu. Namun bayi yang dilahirkannya ini bukanlah anaknya, melainkan anak putrinya. Bayi tersebut tak lain adalah cucunya sendiri.

Kejadian tersebut menjadikan sang nenek menjadi ibu pengganti atau surrogate mother tertua di dunia, kata tim dokter, Jumat (23/12).

Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut lahir pada Selasa (20/12) melalui prosedur caesar pada usia kehamilan 7,5 bulan. Bayi itu lahir dengan bobot 1,2 kilogram.


"Saya merasa lebih seperti nenek dibanding seorang ibu," kata Anastassia Ontou, sang nenek sekaligus ibu pengganti dilansir dari AFP.

"Ini bukan keputusan yang mudah bagi saya, putri saya begitu terluka mengetahui ia tidak dapat mengandung anaknya sendiri," kata Ontou saat diwawancara televisi lokal, Star.

Dokter pengawas Ontou, Constantinos Pantos mengatakan bahwa tindakan sang nenek ini sangatlah berani. Pujian ini dialamatkan Pantos karena Ontou berani menjadi ibu pengganti untuk putrinya pada umurnya yang tak lagi muda.

"Berdasarkan catatan internasional, ini adalah ibu pengganti tertua yang juga seorang nenek dari bayi tersebut. Data ini didapatkan berdasarkan catatan medis putri nenek ini," kata Pantos.

Menurut Guinness Book of Records, ibu pengganti tertua yang pernah tercatat adalah Maria del Carmen Bousada Lara asal Spanyol. Ia melahirkan bayi laki-laki kembar pada usia 66 di Barcelona pada 2006. Namun dia meninggal pada 2009 karena kanker.

Constantina, putri Ontou sempat berpikir bahwa ibunya 'gila' saat mengungkapkan ide jadi ibu pengganti.

"Saya mengatakan ia gila. Kami belum pernah menangis seperti ini sebelumnya," kata Constantina yang pernah tujuh kali berupaya hamil namun seluruhnya gagal.

Pantos yang mengepalai sebuah klinik kehamilan di Athena mengatakan ia telah diminta sebelumnya untuk prosedur tersebut, namun semakin yakin setelah ada persetujuan hukum.

"Karena usia si nenek, ini jadi pertama kalinya keputusan hukum dibuat untuk prosedur tersebut," kata Pantos.

Ibu pengganti atau surrogate mother adalah wanita yang bersedia mengandung benih dari sepasang suami-istri berdasarkan kesepakatan tertentu.

Ada dua jenis ibu pengganti, yaitu gestasional dan tradisional. Surgasi gestasional menggunakan metode bayi tabung atau fertilisasi in vitro dan kemudian 'ditanam' di rahim ibu pengganti. Bayi ini hanya 'dititipkan' dalam rahim ibu pengganti tanpa adanya keterkaitan genetik.

Sedangkan surogasi tradisional adalah proses kehamilan dengan adanya keterkaitan genetik antara ibu dan anak. Dalam proses ini sang ibu pengganti hamil secara alami.

(chs)