Lima Penyakit yang Nyaris Renggut Nyawa Roger Moore
Christina Andhika Setyanti | CNN Indonesia
Rabu, 24 Mei 2017 09:30 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Hidup hanya sekali, kecuali Anda adalah Roger Moore. Mantan pemeran James Bond ini meninggal pada usia 89 tahun setelah 'peperangan' singkatnya dengan kanker.
Namun, kenyataannya ini bukan satu-satunya penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Sebelum akhirnya kalah dari kanker, Moore pernah menderita berbagai tragedi masa kecil sampai vonis kanker prostat pada 1993 lalu.
Hanya saja, Moore berhasil 'mencurangi' kematian dan bisa bertahan hidup sampai usia 89 tahun sebelum akhirnya kalah dengan kanker.
1. Pneumonia
Tahun 1932, kala Moore masih berusia lima tahun, dia divonis terkena pneumonia. Ironisnya, saat itu, antibiotik belum digunakan untuk penanganan pneumonia.
"Saya sudah sangat lemah dan sakit untuk dipindahkan ke rumah sakit," katanya kepada Guardian, dikutip dari Mirror.
"Dokter berkata pada ayah saya yang saat itu masih berusia 27 tahun dan ibu 25 tahun,'Saya akan ada di dekat sini di pagi hari, tapi siapkan istri Anda, saya akan datang untuk menandatangani sertifikat kematian."
Namun Tuhan masih sayang Moore, malam itu, demamnya turun dan dia pun kembali sehat.
"Saya pergi ke sekolah minggu selama beberapa minggu dan orang tua saya mendengar suara pelan dari tempat tidur yang berkata,"Yesus mau saya jadi sinarNya."
Namun, kenyataannya ini bukan satu-satunya penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Sebelum akhirnya kalah dari kanker, Moore pernah menderita berbagai tragedi masa kecil sampai vonis kanker prostat pada 1993 lalu.
Hanya saja, Moore berhasil 'mencurangi' kematian dan bisa bertahan hidup sampai usia 89 tahun sebelum akhirnya kalah dengan kanker.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun 1932, kala Moore masih berusia lima tahun, dia divonis terkena pneumonia. Ironisnya, saat itu, antibiotik belum digunakan untuk penanganan pneumonia.
"Saya sudah sangat lemah dan sakit untuk dipindahkan ke rumah sakit," katanya kepada Guardian, dikutip dari Mirror.
"Dokter berkata pada ayah saya yang saat itu masih berusia 27 tahun dan ibu 25 tahun,'Saya akan ada di dekat sini di pagi hari, tapi siapkan istri Anda, saya akan datang untuk menandatangani sertifikat kematian."
Namun Tuhan masih sayang Moore, malam itu, demamnya turun dan dia pun kembali sehat.
"Saya pergi ke sekolah minggu selama beberapa minggu dan orang tua saya mendengar suara pelan dari tempat tidur yang berkata,"Yesus mau saya jadi sinarNya."
Penyakit Dalam
BACA HALAMAN BERIKUTNYA