Barbara Bush dan Kalung Mutiara Imitasi Si Rubah Perak

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Rabu, 18/04/2018 08:39 WIB
Barbara Bush dan Kalung Mutiara Imitasi Si Rubah Perak Barbara Bush saat memakai kalung mutiaranya (REUTERS/Adrees Latif)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Ibu Negara Amerika Serikat Barbara Bush meninggal dunia pada Selasa (17/4).

Barbara Bush meninggal dunia di usia 92 tahun. Berdasar informasi yang diberikan oleh sumber dekat keluarga Bush, Istri George HW Bush ini sudah lama berjuang melawan penyakit paru-paru kronik (COPD) dan gagal jantung kongestif (CHF).

Tak cuma terkenal sebagai sosok perempuan blak-blakan, Barbara juga dikenal dengan gaya fesyennya.


Dia dikenal dengan fashion item andalannya, kalung mutiara.


Tak satu acara pun yang membuat Barbara Bush rela meninggalkan kalung mutiara putihnya. Kalung mutiara ini selalu menempel erat di lehernya, bak sahabat sejati.

Kalung mutiara ini pun menjadi ciri khas tampilannya, baik saat menjadi Ibu Negara AS maupun setelahnya.

"Mutiara itu untuk menutupi keriput di leher, tapi sekarang mereka tidak bisa lagi," kata Barbara sembari bercanda di Today dikutip dari Kansas City.

"Tapi Anda tak bisa pakai mutiara di seluruh wajah."

Kalung mutiara imitasi tiga susun ini menjadi ciri khas Barbara sejak tahun 1989. Saat itu dia memadukan kalung mutiara dengan gaun biru untuk malam inagurasi. Kalung tersebut sontak jadi pembicaraan di dunia fesyen.

Di akhir tahun 80-an, industri fesyen tak berharap banyak dari Barbara untuk jadi fashion icon. Dengan rambut putih dan kalung mutiara di lehernya, dia dianggap menggambarkan citra seorang nenek. Namun semua ini berubah ketika dia mulai menggunakan mutiara tiruan di malam inagurasi.

Kalung tersebut pun dikenal sebagai Barbara Bush Pearls atau kalung Barbara Bush.

Kalung mutiara andalannya ini dibuat oleh raja perhiasan Kenneth Jay Lane. Pria ini jugalah yang membuat kalung mutiara untuk Audrey Hepburn dalam Breakfast at Tiffany's.

"Permintaan (akan kalung tersebut) sangat tinggi, seperti mereka baru saja menemukan mutiara," kata Lane kepada Chicago Tribune, dua bulan setelah inagurasi Bush di tahun 1989.

"Saya membuat kalung mutiara dari tahun ke tahun, tapi kalung Barbara Bush yang membuat penjualan saya meroket."

Barbara sendiri memang menyukai kalung mutiara imitasi berukuran besar selama bertahun-tahun. Wakil Sekretaris Persnya kala itu, Jean Becker mengatakan kepada kantor berita UPI bahwa kalung mutiara tiga untai adalah kalung favoritnya.

"Terakhir kali saya memeriksa, ada setidaknya 10 kalung mutiara yang berbeda," kata Becker.

Barbara BushFoto: AFP PHOTO / CARLOS SCHIEBECK
Barbara Bush

"Dia bilang, dia benar-benar menyukainya. Tak ada alasan lainnya. Dia senang bisa terlihat cantik dan ada dalam tampilan terbaiknya. Tapi itu bukan hal yang terpenting."

Barbara bahkan pernah bercanda bahwa dia sering sekali memakai kalung mutiara tiga untai ini, sehingga jika dia melepaskannya maka kepalanya akan lepas.

Kalung mutiara ikonik dan juga gaun pelantikannya ini pun sudah disumbangkan ke Smithsonian Institution pada 1990 lalu.

Si rubah perak

Selain soal kalung mutiara, Barbara Bush juga identik dengan rambut pendek berwarna putihnya.

Aslinya, rambut Barbara tidaklah putih melainkan cokelat. Sama seperti orang lanjut usia lainnya, warna putih di rambut Barbara adalah uban.

Rambut cokelat Barbara mulai memutih di tahun 1950-an, saat putrinya, Pauline (Robin) yang berusia tiga tahun menjalani perawatan leukimia.


Putrinya meninggal di tahun 1953. Saat itu pula, Barbara memutuskan untuk tak mengecat rambutnya yang sudah memutih. Dia beranggapan bahwa rambut yang tak diwarnai dan memutih bak salju ini terlihat indah pada dirinya.

Dia pun mengkreditkan warna putih di rambutnya ini kepada publik untuk menjadi nenek semua orang.

Dikutip dari NYTimes, putranya, George mengatakan bahwa, rambut putih ibunya ini bahkan kerap dijuluki sebagai The Silver Fox atau si rubah perak. (chs/chs)