Pulau Fraser, Hutan Hujan yang Tumbuh di Atas Pasir

CNN Indonesia | Selasa, 30/10/2018 14:08 WIB
Pulau Fraser, Hutan Hujan yang Tumbuh di Atas Pasir Pulau Fraser di Australia. (Istockphoto/BeyondImages)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pangeran Harry dan Meghan Markle belum lama ini melakukan kunjungan kenegaraan ke Australia. Selain Sydney dan Melbourne, Pulau Fraser juga masuk ke agenda perjalanan pasangan pengantin baru ini.

Memiliki hamparan pasir putih yang membujur sepanjang 120 kilometer, destinasi eksotis ini merupakan pulau pasir terbesar di dunia dengan luas 932 kilometer persegi.

Pulau ini masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1992.


Keragaman dan keunikan flora fauna yang dimiliki Pulau Fraser menjadikan pulau sebagai destinasi wisata yang banyak diminati wisatawan.

Pulau ini merupakan satu-satunya tempat di mana hutan hujan tumbuh di atas pasir.

Lebih dari 200 ribu hektare hutan lindung membentang di pesisir pantai pulau.

Pohon Satinay berusia lebih dari 1000 tahun menjulang hingga ketinggian 50 meter di penjuru pulau.

Pulau Fraser memiliki setidaknya 300 spesies burung, termasuk burung pantai seperti kupu-kupu dan pelikan, hingga burung pemangsa seperti elang putih dan elang laut.

Terdapat 25 spesies mamalia yang berhabitat di pulau ini, meliputi dugong pemakan rumput lalu dan paus bungkuk dari Antartika.

Pada bulan Juli hingga Agustus, turis dapat mengikut tur dari Hervey Bay untuk menyaksikan langsung aksi paus-paus tersebut.

Pulau Fraser hanya bisa dicapai dengan perjalanan laut dan udara. 

Lewat perjalanan darat turis bisa mengendarai mobil dari Sydney selama 14 jam atau Brisbane selama 3,5 jam.

Bagi turis yang ingin menumpang pesawat, penerbangan dilakukan dari Brisbane, Melbourne atau Sydney menuju Hervey Bay, lalu dilanjutkan dengan bus atau kereta.

(fey/ard)