Perubahan Kepribadian Meghan Markle dari Tanda Tangan

CNN Indonesia | Jumat, 23/11/2018 18:04 WIB
Perubahan Kepribadian Meghan Markle dari Tanda Tangan Meghan Markle (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa hal berubah pada Meghan Markle sejak resmi menjadi istri Pangeran Harry. Tengok saja perubahan tanda tangannya yang bisa menggambarkan banyak hal tentang kepribadiannya.

Meghan baru saja meninggalkan tanda tangannya yang di buku tamu Edes House, Inggris. Tanda tangannya itu terlihat anyar dan berbeda dari gayanya sebelum pernikahannya dengan Harry.

Tanda tangannya kali ini terlihat lebih rapi dan feminim. Berbeda dengan sebelumnya yang hadir dengan garis-garing keriting dan sedikit tak beraturan.



"Gaya (tanda tangan) Meghan kini terlihat lebih rapi dan percaya diri," ujar grafolog, Tracey Trussel, mengutip The Sun.

Bentuk tanda tangan Meghan, menurut Trussel, mengungkapkan banyak hal tentang bagaimana dirinya menetap bersama keluarga kerajaan.

"Tanda tangan Meghan memperlihatkan bahwa dia sangat mahir menggunakan kekuatan feminimnya untuk memikat orang-orang paling kaku," jelas Trussel.

Selain itu, tanda tangan anyar Meghan juga memperlihatkan 'persatuan' dirinya dengan Harry. Dalam tanda tangannya yang baru, Meghan menunjukkan kesamaan antara dirinya dan Pangeran Harry. Kedua tanda tangan terlihat sama-sama tegas dan anggun, seolah keduanya saling menjadi 'cermin' satu sama lain.

Namun, ada beberapa perbedaan dalam tanda tangan Meghan dan Harry yang dilihat Tracey. Dia menyebut bahwa Meghan seolah mengeluarkan lebih banyak energi dan memperlihatkan cinta kasihnya yang lebih proaktif dari Harry.


"Sementara Harry tak harus berusaha keras. Dia lebih terlihat alami dan tanpa pamrih," ujar Tracey.

Sebelumnya, catatan tangan manis milik Meghan sempat tersebar viral. Konon, catatan itu dibuat saat tahun-tahun sekolahnya yang ditulis untuk meningkatkan kepercayaan temannya yang pemalu.

Catatan itu diungkapkan oleh sejumlah guru dalam dokumenter Paramount Network, How to Bag a Prince. Catatan itu diperkirakan ditulis sekitar tahun 1993 silam, ketika Meghan masih berusia 12 tahun.

Dari tulisan masa kanak-kanaknya, Tracey melihat bahwa Meghan memiliki kecenderungan untuk membuat sesuatu dengan sesempurna mungkin. "Bahkan sebagai seorang remaja," katanya. (asr/asr)