Catatan Perjalanan

Anjangsana Jejak Islam di Selatan Spanyol

Agnes Savithri, CNN Indonesia | Kamis, 30/05/2019 14:22 WIB
Pemandangan taman di Granada. (CNN Indonesia/Agnes Savithri)
Granada, CNN Indonesia -- Hari jelang berganti ketika saya menginjakkan kaki di Bandara Federico García Lorca Granada-Jaén, Granada, Spanyol. Jam menunjukkan pukul 23.00 waktu setempat atau lebih lambat sekitar lima jam dari Jakarta.

Cuaca yang dingin disertai angin membuat saya bergegas masuk ke dalam bandara. Bandara ini berbeda dengan Bandara Internasional Barcelona El-Prat. Bandara yang terletak sekitar 15 km dari pusat Kota Granada ini merupakan bandara mayoritas penerbangan domestik.

Luasnya mengingatkan saya pada Bandara Banyuwangi yang tak begitu besar.



Setelah mengambil bagasi, saya langsung menuju pintu keluar untuk mencari transportasi ke pusat kota Granada. Berdasarkan hasil pencarian, saya masih harus menempuh waktu sekitar 30 menit untuk tiba di pusat kota.

Ada dua alternatif transportasi yang tersedia yakni taksi dan bus. Saya akhirnya memilih bus karena pertimbangan ongkos yang cukup jauh perbedaannya.

Begitu sampai di depan bus, saya bertanya kepada kondektur mengenai tujuan akhir saya. Sayangnya, kondektur tersebut kurang paham dengan Bahasa Inggris.

Salah satu tantangan yang saya hadapi selama perjalanan di Spanyol adalah kendala bahasa. Tidak banyak orang paham bahasa Inggris, maka aplikasi penerjemah menjadi pegangan sehari-hari untuk berkomunikasi.

Untungnya, malam tersebut ada seorang perempuan Spanyol yang membantu saya menerjemahkan dan membantu saya mengangkat koper ke bagasi bus.

Suasana hangat ramah saya dapatkan selama satu pekan di Barcelona. Saya berasumsi ini menjadi pertanda baik bahwa perjalanan solo saya akan aman.

Saya akan menghabiskan satu hari di Granada sebelum melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya. Sebelumnya, saya tiba dari Barcelona untuk menghadiri undangan peliputan Mobile World Congress 2019.

Setelah 30 menit perjalanan naik bus dan dilanjutkan taksi sekitar 5 menit. Saya akhirnya tiba di Hotel Casablanca, Granada. Alih-alih berkeliling kota, saya memutuskan untuk beristirahat karena masih ada perjalanan esok hari.

Catatan perjalanan wisata masih berlanjut ke halaman berikutnya...

1 dari 5