Cara Olah Daging Kambing Agar Empuk dan Bebas Bau

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 11/08/2019 14:36 WIB
Cara Olah Daging Kambing Agar Empuk dan Bebas Bau Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Elise Dwi Ratnasari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kurang lengkap rasanya bila Idul Adha tak dirayakan dengan makan olahan daging kambing. Menjadi menu yang paling ditunggu banyak orang selama perayaan hari raya Idul Adha.

Menikmati sate, tongseng, hingga gulai kambing bersama keluarga atau sanak saudara, tentu membuat Idul Adha terasa begitu istimewa.

Hanya saja, tak sedikit orang kesulitan untuk menghilangkan bau amis atau prengus hingga alotnya potongan daging kambing agar menjadi masakan yang lezat.





Agar mengolah daging kambing tak lagi menyebalkan, berikut cara mengolah daging kambing agar bebas bau dan empuk saat disantap.

1. Hilangkan lemak daging
Lapisan lemak yang menempel pada daging menjadi salah satu penyebab munculnya bau prengus pada daging kambing.

Biasanya lemak berwarna putih dan menempel pada daging. Oleh karena itu, iris dan buang lemak kambing sebelum diolah.

Namun karena lemak sebenarnya bisa menghasilkan rasa gurih pada olahan daging kambing, daging tak perlu benar-benar bebas lemak. Setidaknya, begitu lemak dikurangi, bau prengus juga akan berkurang.

2. Jangan dicuci
Sebelum dimasak, daging umumnya dicuci bersih. Namun perlakuan ini tak berlaku untuk daging daging kambing yang akan dimasak.

Daging kambing yang dicuci justru dapat mempertajam bau amis dan membuat daging berisiko semakin alot.

Jadi, setelah mengurangi lapisan lemak, sebaiknya daging langsung dimasak.

3. Gunakan jeruk nipis
Jeruk nipis bisa menjadi cara lain untuk mengurangi bau amis karena bisa membunuh bakteri. Terutama jika daging terlanjur dicuci, penggunaan jeruk nipis bisa menjadi solusi.

Caranya, balur perasan jeruk nipis pada daging lalu diamkan sekitar setengah jam.

Selain jeruk nipis, garam juga bisa digunakan untuk membantu mengurangi bau amis. Anda cukup membaluri daging dengan garam lalu diamkan sekitar satu jam.

4. Daging empuk berkat daun pepaya
Daun pepaya dipercaya dapat membuat tekstur daging kambing menjadi lebih empuk. Kandungan zat papain pada daun pepaya akan membuat daging empuk tanpa perlu lama-lama dimasak.

Tanpa dicuci, remas dan bungkus daging kambing yang telah dipotong bersama daun pepaya, lalu diamkan hingga satu jam.

Selain daun pepaya, buah nanas juga bisa menjadi alternatif lain untuk membuat daging kambing empuk.

Untuk menyiasati daging kambing agar lebih empuk, sebaiknya pilih daging bagian has, iga, atau bahu.

"Kalau ingin merebus daging kambing, sebaiknya mulai rebus dengan air bersuhu ruang, bukan air mendidih," kata selebriti chef Winnie Kusumawardhani kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (10/8). 

5. Rebus bersama rempah
Sembari merebus, Anda bisa menghilangkan bau prengus dengan menambahkan rempah seperti daun jahe, serai atau kemangi pada air rebusan.

Rempah-rempah ini dapat mengeluarkan aroma wangi yang mampu mengurangi bau amis daging. Selanjutnya, daging bisa diolah tanpa takut bau.

Chef Winnie mengungkapkan bahwa salah satu rempah atau bumbu dapur yang bisa dipakai untuk menghilangkan prengus adalah ketumbar.  Untuk menghilangkan bau prengus, daging kambing dimarinasi (direndam) dengan ketumbar dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Cara ini akan menghilangkan aroma tidak sedap sekaligus membuat rasa lebih nikmat.

Selain ketumbar, kunyit juga bisa dimanfaatkan. Namun gunakan kunyit jika Anda ingin mengolah daging kambing menjadi gulai. Pasalnya, kunyit akan meninggalkan 'jejak' berupa warna kekuningan dan rasa yang khas. Caranya, campur daging kambing dengan campuran bumbu yang mengandung kunyit beberapa saat sebelum dimasak. Bisa juga direndam dalam larutan air asam jawa, lalu di cuci sebentar sebelum dimasak.



(els/ayk)