Foto Profil, Faktor Kunci Dapatkan 'Swipe Right'

Tim, CNN Indonesia | Senin, 11/11/2019 13:52 WIB
Foto Profil, Faktor Kunci Dapatkan 'Swipe Right' Ilustrasi. Foto profil menjadi preferensi utama yang dilihat oleh pengguna aplikasi kencan online. (Istockphoto/Tero Vesalainen)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mencari pacar di dunia digital semudah swipe kiri dan kanan. Oleh karena itu, kesan pertama penting untuk ditampilkan di situs dan aplikasi kencan online agar peluang untuk dilirik kian besar.

Terdapat sejumlah preferensi yang paling dilihat oleh pengguna aplikasi kencan daring. Mulai dari foto profil, biodata diri singkat, pekerjaan, usia, pendidikan, agama, hingga tempat tinggal.

Berdasarkan polling CNNIndonesia.com di Twitter, foto profil menjadi preferensi yang paling dilihat saat menggunakan aplikasi kencan daring.

 

Sebanyak 46 persen responden memilih foto profil sebagai pertimbangan utama memilih pasangan di aplikasi kencan. Diikuti dengan biodata diri sebanyak 32 persen. Sedangkan pekerjaan dan usia, sama-sama dipilih 11 persen responden.

Menurut pengamat dan peneliti sosial vokasi Universitas Indonesia, Devie Rahmawati, foto profil merupakan hal yang paling dilihat dari pengguna aplikasi kencan.

Tampilan fisik dari foto profil dapat memberikan kesan pertama yang menampilkan citra atau image dari orang bersangkutan. Foto profil juga menjadi hal yang paling mudah untuk diperhatikan di aplikasi kencan.

"Manusia itu 45 persen menerima informasi secara visual, setelah itu audio dan tulisan. Tidak heran foto jadi yang paling dilihat pertama sekali," kata Devie kepada CNNIndonesia.com.

Tak hanya memperlihatkan paras cantik atau gagah, foto profil juga memberikan impresi mengenai sosok yang bersangkutan. Foto profil dalam akun kencan online memberikan gambaran tentang sifat orang bersangkutan seperti ramah, lucu, pemarah, atau santai.

Setelah foto, baru lah seseorang biasanya akan melihat biodata yang dituliskan di bagian profil diri.

Pekerjaan dan pendidikan juga menjadi pertimbangan. Namun, menurut Devie, pekerjaan lebih dilihat ketimbang pendidikan.

"Pekerjaan itu berhubungan dengan pendapatan, sedangkan pendidikan bisa menguntungkan atau tidak. Ada banyak orang yang tidak ingin berhubungan dengan pasangan dari jenjang pendidikan tertentu," ucap Devie.

Namun sayangnya, keinginan untuk menampilkan kesan yang baik di aplikasi kencan membuat pengguna sering kali berbohong. Foto profil, pekerjaan, dan biodata diri bisa dipalsukan.

Data dari Phaktual menunjukkan, satu dari tiga pengguna aplikasi kencan daring tidak mengunggah foto profil yang sebenarnya. Sebanyak 40 persen pria juga berbohong mengenai pekerjaan mereka untuk membuat perempuan lebih tertarik.

Menurut Devie, hal ini dilakukan untuk menampilkan kesan pertama yang baik kepada orang lain. "Karena memang tidak ada kesempatan kedua untuk memberikan kesan pertama," ujar Devie.

Jika ingin mendapatkan 'swipe right', tak ada salahnya untuk mulai mempercantik atau menghias foto profil akun kencan online Anda.

Tulisan ini merupakan bagian dari fokus 'Jodoh Tinggal Swipe'.


[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)