FOTO: Kemeriahan yang Senyap di Venice Carnival

AP, CNN Indonesia | Rabu, 12/02/2020 14:09 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Karnaval Venesia (Venice Carnival) kembali digelar pada tahun ini, meski drama banjir dan virus corona menerpa.

Karnaval Venesia (Venice Carnival) kembali digelar pada tahun ini, meski drama banjir dan virus corona masih terngiang di telinga penduduk dan turis yang datang ke kota wisata di Italia itu. (AP Photo/Antonio Calanni)
Bernama asli Carnevale di Venezia, karnaval ini dikenal dengan parade topengnya yang unik.  (AP Photo/Antonio Calanni)
Venice Carnival disebut sebagai salah satu musim turis (high season) di Venesia. Tahun ini, karnaval tersebut dihelat sejak 8-25 Februari 2020. (AP Photo/Antonio Calanni)
Namun tahun ini perayaan terlihat lebih sepi karena tak banyak turis yang datang ke Venesia, kemungkinan besar masih trauma dengan isu banjir dan virus corona. (AP Photo/Antonio Calanni)
Dikutip dari The Local Italy, hanya 70 persen kamar yang terisi di seluruh hotel yang ada di sini. Sejumlah pesta topeng juga terpaksa dibatalkan, termasuk pesta paling heboh Ballo del Doge, karena kekurangan pengunjung. (AP Photo/Antonio Calanni)
Venice Carnival pertama kali digelar pada abad ke-sembilan, tetapi sepenuhnya dilarang oleh Kaisar Romawi Suci, Francis II pada abad ke-18. (AP Photo/Antonio Calanni)
Karnaval ini kemudian dihelat kembali pada akhir 1970-an dan itu mengarah dengan baik ke masa Prapaskah Katolik Roma. (AP Photo/Antonio Calanni)
Alasan mengenakan topeng selama karnaval adalah membebaskan diri berekspresi. (AP Photo/Antonio Calanni)
Karnaval Venesia tahun ini juga sebagai yang pertama menggunakan sistem berteknologi tinggi untuk menghitung jumlah wisatawan di daerah-daerah tertentu pada waktu tertentu. (AP Photo/Antonio Calanni)


BACA JUGA