Waktu Tepat Minum Jamu Agar Tubuh Sehat

tim, CNN Indonesia | Jumat, 05/06/2020 05:39 WIB
Warga miunum jamu yang dibagikan gratis oleh  Paguyuban Laskar Jamu Gendong Indonesia di kawasan Sarinah, Jakarta, Minggu, 10 Mei 2015. Pada peringatan Hari Konsumen Nasional, masyarakat diajak minum gratis berbagai jamu tradisional sekaligus mengajak melestarikan jamu sebagai minuman kesehatan tradisional khas Indonesia. CNN Indonesia/Safir Makki Jamu adalah salah satu minuman tradisional Indonesia yang dipercaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh sampai meningkatkan nafsu makan. (Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jamu adalah salah satu minuman tradisional Indonesia yang dipercaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh sampai meningkatkan nafsu makan.

Jamu juga tengah diuji coba kepada pasien Covid-19. Lalu kapan waktu tepat untuk meminumnya? Bolehkan diminum tiap hari atau tiap jam?

"Setiap hari, boleh 2-3 kali sehari sebelum makan," ujar Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, saat dihubungi Antara, Kamis.


Hanya saja, menurut Tania, untuk mereka yang memiliki keluhan semisal di lambung, sebaiknya meminum jamu setelah makan.



"Kalau ada keluhan nyeri lambung ya sebaiknya minuman-minuman jamu atau herbal tersebut diminum sesudah makan ya, kecuali misalnya dia tidak ada keluhan lambung bisa diminum duluan minuman jamu herbalnya sebelum makan," tutur dia.

"Karena hampir semua jamu-jamu itu menurunkan kadar kolesterol LDL," tutur Tania.

Salah satu jamu populer yang bisa diminum setiap hari adalah kunyit asam, beras kencur dan lemon, sambiloto bagi yang toleran dengan cita rasa pahit, jahe ataupun empon-empon.

Berikut resep jamu jahe yang bisa ditiru.

Bahan:

1 ruas jari jahe
1 jumput pegagan
1 ibu jari temulawak
1,5 gelas air
gula merah secukupnya


Cara membuat:

1. Jahe dan temulawak dimemarkan. Sementara pegagan dan gula merah dipotong kecil-kecil.

2. Semua bahan dicampur kemudian direbus sampai mendidih selama 10-15 menit.

3. Ramuan diminum hangat-hangat 1-2 gelas sekali per hari. (chs)

[Gambas:Video CNN]