5 Teknik Pernapasan yang Buat Tubuh Rileks dan Tenang

Tim, CNN Indonesia | Senin, 10/08/2020 08:13 WIB
Sejumlah ahli menyarankan untuk menenangkan diri saat stres dengan sejumlah teknik pernapasan agar tubuh lebih rileks dan tenang. Ilustrasi. Sejumlah ahli menyarankan untuk menenangkan diri saat stres dengan sejumlah teknik pernapasan agar tubuh lebih rileks dan tenang. (Istockphoto/mirzamlk)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rasa panik kerap kali membuat tubuh terasa penuh tekanan dan napas tak teratur. Untuk mengatasinya, melakukan teknik pernapasan yang tepat dapat membuat tubuh dan pikiran kembali berfungsi dengan baik.

Rasa panik bisa muncul kapan saja. Rasa panik umumnya didorong oleh situasi penuh tekanan yang membuat tubuh dan pikiran jadi tak terkontrol. Jika tak diatasi, rasa panik bisa menghancurkan hari Anda.

Melakukan sedikit relaksasi dengan sejumlah teknik pernapasan dapat membantu seseorang melepaskan rasa paniknya. Sejumlah ahli menyarankan untuk menggunakan teknik pernapasan sebagai salah satu cara untuk membuat tubuh rileks dan tenang.


Berikut lima teknik pernapasan yang bisa membuat tubuh lebih rileks dalam waktu singkat, melansir Well and Good.

1. Bernapas dengan sadar

Teknik satu ini pada intinya merupakan pernapasan yang dilakukan secara sadar. Bagaimana caranya? Bernapas-lah dengan ritme yang teratur. Rasakan udara yang mengalir di lubang hidung saat Anda menarik napas. Rasakan juga otot diafragma yang berkontraksi saat bernapas.

"Fokus pada pola pernapasan dan memperhatikan apa pun yang terjadi saat bernapas sudah sangat ampuh menenangkan sistem saraf," ujar praktisi yoga Nina Endrst.

2. Napas singa

Napas singa merupakan salah satu teknik pernapasan yoga yang paling kuat. Teknik pernapasan ini membuat Anda keluar dari carut-marutnya pikiran.

Caranya, tutup mata dan tarik napas secara mendalam melalui hidung. Saat membuang napas, buka mulut dengan lebar seraya menjulurkan lidah. Buang napas sambil mengeluarkan suara 'ha'. Ulangi selama beberapa putaran.

Selain ampuh untuk menimbulkan rasa lepas dan tenang, teknik pernapasan ini juga dapat mengendurkan otot-otot di wajah dan rahang yang kaku saat Anda merasa panik dan stres.

3. Breath extension

Coba-lah teknik breath extension saat Anda merasa cemas. Teknik pernapasan ini dapat menggerakkan energi yang stagnan di dalam tubuh.

Mulai-lah dengan menarik napas selama 4-5 hitungan melalui hidung. Tahan selama 4 hitungan dan buang napas perlahan melalui mulut hingga mengeluarkan suara seperti mendesis yang keras.

"Biarkan Anda bersuara. Tak peduli seberapa aneh, tapi suara merupakan getaran yang sehat dan bisa membuat Anda tenang," kata Endrst.

4. Napas sitali

Sitali merupakan teknik pernapasan yang sangat baik untuk menenangkan diri saat Anda sedang marah dan emosional. "Napas ini sangat cocok bagi Anda yang sedang cemas dan marah," ujar praktisi meditasi Susy Markoe Schieffelin.

Untuk mempraktikkannya, buka mulut hingga membentuk huruf O dan julurkan lidah melengkung ke atas. Tapi, jika cara tersebut dirasa sulit, Anda bisa menggunakan cara lain.

Self learning. Woman using laptop to training yoga online in living roomIlustrasi. Mengatur pernapasan dapat membantu membuat Anda tenang dalam kondisi panik dengan cepat. (Istockphoto/Getty Images/Prostock-Studio)

Tarik napas perlahan dan mendalam melalui mulut seperti Anda sedang menyeruput air minum dari sedotan. Tutup mulut dan tahan, lantas buang napas melalui hidung. Schieffelin merekomendasikan agar Anda mengulanginya selama 3-5 menit sampai Anda merasa tenang.

5. Breath of fire

Breath of fire merupakan teknik pernapasan dasar dalam latihan yoga kundalini. Teknik ini, kata Schieffelin, memberikan energi yang besar untuk tubuh.

Mulai-lah bernapas dengan duduk dalam posisi bersila. Tarik dan buang napas dengan kuat melalui hidung. Pastikan pula perut mengembang dan mengempis saat Anda bernapas. Lakukan dengan ritme napas yang teratur.

Lakukan pernapasan selama 1-3 menit dengan ritme yang teratur dan jangan terlalu cepat. Jika Anda mulai merasa pusing, perlambat ritme napas.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]