10 Tanaman Hias Gantung Outdoor agar Taman Lebih Asri

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 10/09/2020 07:33 WIB
Alih-alih membutuhkan bidang yang luas, tanaman hias gantung ini hanya membutuhkan media tanam pot dan menyulap kebun Anda menjadi lebih cantik dan asri. Alih-alih membutuhkan bidang yang luas, tanaman hias gantung ini hanya membutuhkan media tanam pot dan menyulap rumah atau kebun menjadi lebih cantik. (Tanaman Hias Petunia - Foto: iStockphoto/Pilat666)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tanaman hias gantung bisa menjadi opsi untuk membuat rumah lebih indah dan asri.

Alih-alih membutuhkan bidang yang luas, tanaman jenis ini hanya membutuhkan media tanam berupa pot.

Selain mempercantik pekarangan rumah, kehadiran tanaman jenis ini juga berguna untuk meningkatkan kualitas udara di sekitar rumah. Ini karena proses fotosintesis tanaman hias yang menyerap udara kotor seperti karbon dioksida (CO2) dan menggantikannya dengan oksigen (O2).


Berikut CNNIndonesia.com berikan rekomendasi tanaman hias gantung outdoor yang cocok ditanam di rumah:


1. Hoya Carnosa

Home flower of Hoya carnosa. Selective focus.Foto: iStockphoto/AlekseyR
Hoya carnosa adalah tanaman hias gantung outdoor dengan sekumpulan bunga cantik yang membentuk setengah lingkaran

Salah satu spesies dari kingdom Hoya asli tersebar di beberapa negara seperti India, Burma, dan China. Bunganya disebut-sebut bisa beraroma seperti cokelat pada malam hari.

Hoya Carnosa memiliki daun berwarna hijau, halus, dan tebal yang dapat tumbuh sampai delapan sentimeter.

Kemudian, daun Hoya Carnosa akan tumbuh pada batang dengan saling berlawan-lawanan. Pada daun akan muncul bunga-bunga yang berbentuk bintang yang menggantung kurang lebih 20 buah. Menaruhnya di media tanam pot gantung menjadikan tanaman ini semakin tampak cantik.

Bunga-bunga akan selalu menghadap cahaya yang lebih terang. Jangan mengubah posisi tanaman ketika bunga sedang kuncup karena bisa membatalkan proses mekarnya.

2. Tradescantia

[Gambas:Instagram]

Tradescantia atau tanaman yang juga disebut spider lily ini asalnya dari Mexico Timur. Kendati begitu, tanaman hias ini juga banyak dijumpai di Amerika Selatan terutama wilayah Florida.

Warna tanaman ini cukup mencolok sehingga cocok untuk mengubah kesan taman yang monoton. Tanaman Tradescantia umumnya hijau keunguan, namun untuk jenis Tradescantia pallida keseluruhan batang dan daunnya bahkan berwarna ungu dengan bunga berwarna pink. Tinggi tanaman ini bisa mencapai 30-45 cm dan diameter batang 1,5 - 2 cm.

Untuk memperbanyak tanaman, dapat melakukan stek pada batangnya.

Selain itu, Tradescantia termasuk tanaman semitropikal. Ia menyukai lokasi yang terkena sinar matahari sebagian. Pada bagian tumbuhan yang terkena sinar matahari akan menyebabkan daun berwarna lebih mencolok. 

Tanaman ini juga tidak tergantung pada satu jenis tanah, asalkan memiliki pH 5,6 - 7,5 maka sesuai untuk pertumbuhannya.

3. Petunia

purple petunia flowers in the garden in Spring time. Shallow depth of fieldFoto: iStockphoto/Pilat666
Tanaman hias gantung outdoor Petunia memiliki bunga seperti terompet dengan jenis warna beragam 

Petunia adalah suatu genus tumbuhan berbunga dari famili Solanaceae. Bunganya berbentuk seperti terompet. Bunga yang berasal dari Amerika Selatan ini dapat tumbuh antara 16-30 sentimeter.

Yang membuat unik, ada dua macam bunga yang bisa muncul yakni bermahkota tunggal dan bermahkota ganda. Warna bunga yang dihasilkan pun beragam, seperti merah, putih, kuning pucat, biru, dan ungu tua.

Cabang-cabang bunga ini sangat lemah, maka itu secara fisik tidak bisa berdiri tegak dan pertumbuhannya menjuntai ke bawah. Tangkai daunnya juga pendek, panjangnya kira-kira berkisar 5-10 cm dengan lebar 4-6 cm.

Karena pertumbuhannya yang tidak begitu besar dan menjuntai, Petunia menjadi cocok menjadi tanaman hias layaknya bunga gantung hidup.

Alangkah baiknya diletakkan di luar rumah sebab tanaman ini akan tumbuh dengan baik bila mendapat sinar matahari yang cukup.

4. Bunga Pukul Sembilan

[Gambas:Instagram]

Tanaman dengan nama latin Portulaca Grandiflora ini merupakan tanaman yang yang punya 100 spesies yang tersebar di daerah tropis maupun subtropis.

Bunga Pukul Sembilan berasal dari Amerika Selatan dan tersebar di beberapa negara seperti Brazil, Uruguay, dan Argentina.

Meskipun acap kali disebut gulma atau parasit yang merugikan tanaman lain, Bunga Pukul Sembilan punya bentuk dan warna bunga yang menarik. Oleh karena itu banyak orang yang masih tertarik untuk memeliharanya.

Tanaman yang berbentuk sukulen ini bisa mencapai panjang antara 10-30 sentimeter dengan banyak percabangan. Sementara daunnya rata-rata berukuran 12-35 mm, meruncing, dan berdaging.

Banner GIF Tips Merawat Tanaman Hias

5. Lili Paris

[Gambas:Instagram]

Tanaman yang bisa tumbuh sekitar 60 sentimeter ini memiliki akar berdaging dan berduri dengan panjang sekitar 5-10 sentimeter. Lili Paris dapat tumbuh dengan cepat dan mudah beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan.

Seperti, tumbuh di tempat yang panas, sejuk, terkena sinar matahari langsung, ataupun di bawah naungan. Sementara, tanah yang paling ideal untuk tumbuh berjenis tanah liat.

Budidaya tanaman yang memiliki nama ilmiah Chlorophytum comosum ini bisa dilakukan secara generatif--dengan tunas yang keluar dari stolen, maupun vegetatif--perbanyakan dengan pemisahan anakan.

Lili Paris menjadi salah satu tanaman hias gantung minimalis sebab tidak begitu besar dan bisa tumbuh dengan pot berukuran kecil hingga sedang.


6. Paku Sarang Burung

[Gambas:Instagram]

Paku Sarang Burung atau Bird's nest fern merupakan tumbuhan paku yang populer sebagai tanaman hias. Bentuknya sangat mudah dikenali karena berdaun lebar menyerupai daun pisang.

Tanaman ini bersifat epifit di alam liar alias dapat menempel pada tanaman lain untuk tumbuh. Keunikan bentuk pada daunnya bergantung pada banyaknya sinar matahari yang mereka dapatkan.

Lebih banyak paparan sinar matahari akan membuat daunnya semakin mengerut, sementara jika sedikit terkena sinar matahari, daunnya akan lebih berpermukaan rata.

Lebih sedikit sinar matahari biasanya lebih baik seperti di bawah naungan tanaman besar lain karena kena pencahayaan yang berlebihan bisa membuatnya menjadi kuning.

7. English Ivy

plants in hanging pots in a greenhouse.Foto: iStockphoto/taniche
English Ivy adalah tanaman hias gantung outdoor dan indoor yang mudah beradaptasi di berbagai kondisi

English Ivy atau Hedera Helix cocok sebagai tanaman hias gantung indoor maupun outdoor. Ia dapat beradaptasi dengan baik dengan berbagai kondisi ruangan.

Bahkan varietas yang berbeda, berbeda pula kebutuhan cahayanya. Ada yang menyukai cahaya terang atau cahaya tidak langsung.

Tak cuma bentuknya yang cantik, kemampuannya menetralkan racun pada udara, seperti benzena, karbon monoksida, dan banyak lainnya. Ini membuat Ivy bakal sangat berguna sebagai tanaman hias yang digantung sekitar jendela Anda.

Kendari demikian, jangan sampai tanaman ini tertelan manusia maupun hewan peliharaan Anda karena beracun. Zat kimia dalam getahnya juga dapat menyebabkan dermatitis parah, terutama bagi pemilik kulit sensitif.

Untuk tampilan tanaman yang lebih berisi, Anda bisa membiarkan daunnya menjuntai dari pot gantung.

 

8. Trailing Jade

[Gambas:Instagram]

Trailing Jade adalah jenis tanaman sukulen dengan daun tebal berbentuk seperti sendok dengan batang yang tipis. Tanaman asli Tanzania and Kenya ini dapat dengan mudah ditemukan di sekitar bebatuan dan celah di habitat tropis.

Karena masih tergolong varietas Peperomia, Trailing Jade memiliki akar yang kecil, sehingga jika diberi air yang berlebihan bakal merusak sistem akarnya.

Untuk perawatan, siram secukupnya namun jangan sampai tergenang.

Tanaman ini cocok untuk Anda jika Anda menginginkan kesan minimalis pada tanaman hias gantung karena daunnya tak akan merambat panjang dan heboh.

9. Chenille Plant

[Gambas:Instagram]

Chenille Plant atau ekor kucing ini punya banyak sebutan, seperti fox tail maupun Philippines Medusa. Tanaman ini banyak dibudidayakan di rumah-rumah karena bunganya yang berbulu cerah.

Bunganya yang berwarna merah berbulu ini sebenarnya merupakan sekumpulan putik. Sementara daunnya berukuran besar, lonjong, dan berwarna hijau cerah.

Tanaman ekor kucing dapat tumbuh dengan cepat dan sangat panjang jika diberikan perawatan yang tepat. Bahkan di habitat aslinya, tanaman ini bisa tumbuh sepanjang 4,5 meter.

Rajin memangkas tanaman gantung ini mendorong pertumbuhan baru dan jadi cara ideal jika Anda ingin menjaganya tetap panjang dan sehat. Meski tergolong tanaman yang bandel, tetapi ekor kucing sangat rentan terhadap kutu daun yang dapat dengan cepat mematikannya.

10. Burro's Tail

Sedum morganianum (lamb's tail, burro's tail, horses tail) in white pot hanging. Sedum morganianum is popular and easy-to-grow succulent with trailing stems and fleshy blue-green leaves. Basic houseplantFoto: iStockphoto/Iryna Imago
Burro's Tail adalah tanaman hias gantung outdoor yang sangat populer dan mudah tumbuh menjuntai

Burro's Tail atau Horse Tail (ekor keledai atau ekor kuda) adalah tanaman jenis sukulen yang tumbuh panjang menjuntai. Si ekor keledai ini punya daun tebal berdaging sehingga kuat meski hidup tanpa air..

Tanaman ini juga lebih menyukai terkena banyak sinar matahari. Namun bagi pemula, menanam Burro's tail bisa agak mengkhawatirkan. Memberinya terlalu banyak air akan membuatnya cepat membusuk.

Penanganannya pun harus ekstra hati-hati karena daunnya mudah rontok. Jika pot sudah mulai sesak berjubel, daun akan gampang berguguran dengan sendirinya.

Tapi, tanaman hias gantung outdoor ini termasuk tanaman yang mudah tumbuh asalkan cukup terkena sinar matahari dan tanah yang kering seimbang.

(ndn/fef)

[Gambas:Video CNN]