Hostel di Jepang Ajak Tamu Menghitung Kucing Sampai Tertidur

CNN Indonesia | Kamis, 22/10/2020 17:50 WIB
Hostel di Osaka, Jepang, mengajak tamu menginap bersama kawanan kucing sembari membantu merawatnya. Ilustrasi. (iStockphoto/Murika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pecinta kucing bisa bermalam bersama kawanan kucing yang menggemaskan di penginapan bergaya asrama Neko Hatago yang berlokasi di Osaka, Jepang.

Dibuka sejak akhir tahun lalu, Neko Hatago juga memiliki kafe kucing bernama Neko Yokujo. Hostel ini berkapasitas delapan orang dengan kamar tidur bertingkat.

Tak hanya bisa menghitung kucing hingga tertidur, tamu juga sekaligus membantu perawatan kucing-kucing yang bisa diadopsi ini.


Tamu Neko Hatago dapat menggunakan ruang bersama yang luas berikut dapur dan kamar mandi di Stay Osaka Shinsaibashi, sebuah hostel besar yang terletak di lantai dua di gedung yang sama.

Saat kedatangan, tamu menerima tiket gratis untuk kongko hingga dua jam di kafe kucing, dan setelah itu bebas mengamati kucing dari balik kaca tempat tidur.

Semua kucing di sini adalah kucing yang diselamatkan. Beberapa diambil dari penimbun hewan dan ditemukan di pinggir jalan.

Pendapatan dari hostel dan kafe digunakan untuk membantu perawatan kucing, berupa makanan dan pengecekan kesehatan.

Neko Yokujo dan Neko Hatago dioperasikan oleh perusahaan perintis kesejahteraan hewan, Neko Republic.

Perusahaan mengoperasikan kafe kucing di Tokyo, Osaka, Gifu, Aichi, dan Hiroshima dan tujuan utamanya adalah untuk sepenuhnya menghilangkan penindasan terhadap kucing di Jepang pada 22 Februari 2022 (22 Februari dikenal sebagai Hari Kucing di Jepang sebagai angka '2' dianggap mewakili suara 'nyan', cara orang Jepang untuk mengatakan 'meong').

[Gambas:Instagram]



Sebelum Neko Republic, kafe kucing biasanya dioperasikan oleh perusahaan yang mencari keuntungan, sementara kucing yang diselamatkan berada di tempat penampungan hewan yang dioperasikan oleh kelompok nirlaba yang bertahan dengan sumbangan.

"Jika kami hanya mengandalkan sumbangan, akan menjadi sulit bagi kami untuk menerima kucing baru, dan dengan waktu dan dana yang terbatas anggota staf bisa kelelahan," kata pendiri Neko Republic, Asaka Kawase, seperti yang dikutip dari Japan Travel.

"Hal terpenting untuk mengoperasikan kafe kucing seperti ini adalah menjaga donasi tetap berjalan."

Salah satu SOP yang diterapkan Kawase adalah memamerkan kucing dalam keadaan bersih dan sehat, sehingga besar kemungkinan tamu mau mengadopsinya.

Desain interior bangunannya modern, penuh warna dan ceria.

Neko Yukojo memiliki tema pemandian tradisional dengan ilustrasi Gunung Fuji di dinding, sehingga tamu dapat bersantai dengan 'berendam di kolam kucing' seolah-olah mereka dapat bersantai di pemandian air panas.

Neko Hatago menyerupai penginapan zaman Edo dengan ilustrasi dinding karya seniman terkenal, Utagawa Kuniyoshi.

Untuk bisa menjangkau dua tempat ini, turis bisa jalan kaki 1 menit dari Pintu Keluar No. 6 Stasiun Nagahori-bashi di Jalur Metro Osaka.

(ard)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK