Tren di Jepang, Layanan Koki Masak Menu Restoran di Rumah

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 22/01/2021 17:33 WIB
Pandemi tak membuat warga Jepang tak bisa menikmati sajian restoran. Mereka mengundang koki profesional ke rumah untuk memasak hidangan favorit. Foto: Istockphoto/KuzminSemen
Jakarta, CNN Indonesia --

Menikmati sajian restoran favorit jadi hal yang langka di tengah pandemi. Namun, tidak selalu demikian bagi warga Jepang. Mereka memilih untuk mengundang koki profesional ke rumah untuk memasak hidangan favorit layaknya di restoran.

Bisnis layanan koki masak di rumah tengah mencapai popularitasnya saat ini di Jepang. Koki diminta memasak di dapur rumah tangga pelanggan dan menyajikan hidangan berkualitas tinggi ala restoran. Tren ini menjadi cara baru bagi masyarakat untuk mengakses makanan berkualitas restoran dengan tetap nyaman tinggal di rumah.

"Ini sangat membantu karena kami tak bisa benar-benar makan di luar sekarang, dan saya sangat sibuk membesarkan anak saya," ujar seorang pelanggan, mengutip The Manichi.


Dalam konsep layanan ini, pelanggan tak harus memilih menu yang disediakan seperti layaknya di restoran. Alih-alih demikian, pelanggan bisa mendiskusikan makanan apa yang diinginkan dengan koki bersangkutan.

Sang pelanggan secara teratur menggunakan layanan berlangganan di mana koki menyiapkan makanan selama 3-4 hari dengan biaya US$72 per kunjungan. Harga itu tak termasuk dengan biaya makanan yang disediakan.

"Saya merasa sedikit gugup saat menggunakan dapur orang lain. Tapi, ini adalah pengalaman belajar yang sangat bagus," ujar Reki Uchiyama, koki yang bertugas.

Uchiyama merupakan seorang koki yang terdaftar dalam layanan Sharedine. Sharedine sendiri merupakan perusahaan yang menyediakan layanan koki memasak di rumah pelanggan.

Di rumah pelanggan ini, Uchiyama menyiapkan sekitar 10 hidangan dalam waktu sekitar tiga jam. Berdasarkan permintaan, Sharedine dapat mencocokkan koki sesuai keinginan pelanggan untuk mempermudah preferensi nutrisi yang dibutuhkan.

Sejumlah pelanggan memberikan ulasan yang baik terhadap layanan yang disediakan Sharedine. Dengan cara ini, Sharedine setidaknya membantu para koki yang kehilangan pekerjaannya selama masa pandemi.

Sebagaimana diketahui, sejumlah restoran dan bar di beberapa negara bagian diminta untuk membatasi jam operasional akibat pandemi atau bahkan tutup. Uchiyama menjadi salah satu koki restoran yang kehilangan pekerjaannya selama pandemi.

"Umpan balik dari pelanggan sangat menyemangati saya," kata Uchiyama. Belum lagi jam kerja yang fleksibel lebih sangat memudahkan Uchiyama dalam mengatur waktunya.

"Saya berusaha sebaik mungkin untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan setiap rumah tangga, seperti membuat makanan yang disiapkan khusus untuk orang-orang dengan pantangan makanan tertentu," kata Uchiyama.

Layanan memanggil koki ke rumah ini sebenarnya telah muncul sebelum pandemi menginjakkan kakinya di Jepang. Namun, pandemi membuat tren tersebut kian meningkat.

Didirikan pada Mei 2017, Sharedine menyediakan program dukungan untuk kokiu yang tidak bekerja. Koki dapat saling bertukar informasi dan menerima pelatihan.

Hingga saat ini, sebanyak 900 koki profesional telah bergabung dengan Sharedine. Beberapa di antaranya masih bekerja di restoran dan ingin melebarkan sayapnya dengan melakukan kunjungan langsung ke rumah pelanggan.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK