Vertigo, Pusing 7 Keliling: Penyebab dan Gejala

tim, CNN Indonesia | Minggu, 24/01/2021 18:15 WIB
Vertigo merupakan kondisi yang berbeda dengan sakit kepala. Kenali penyebab, gejala, dan pengobatan awal untuk vertigo. Ilustrasi. Vertigo merupakan kondisi yang berbeda dengan sakit kepala. (iStockphoto/Pornpak Khunatorn)
Jakarta, CNN Indonesia --

Vertigo kerap kali disamakan dengan sakit kepala. Padahal, vertigo merupakan kondisi yang berbeda dengan sakit kepala. Kenali gejala, penyebab, dan pengobatan awal untuk vertigo.

Vertigo adalah gejala atau kondisi yang menyebabkan penderitanya kehilangan keseimbangan dan disertai rasa pusing.

"Vertigo itu ditandai dengan pusing. Pusing yang berputar, badan terasa ringan dan sempoyongan," kata dokter spesialis saraf, Alvin Rahmawati kepada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.


Serangan vertigo dapat berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa jam. Vertigo yang parah atau kronis dapat berlangsung selama beberapa hari.

Penyebab Vertigo

Vertigo dapat disebabkan oleh beberapa hal. Gangguan keseimbangan merupakan penyebab paling umum dari vertigo.

"Penyebab vertigo macam-macam, bisa karena gangguan di organ keseimbangan atau gangguan di otak," kata Alvin.

Selain itu, vertigo dapat disebabkan oleh gerakan kepala tertentu, labyrinthitis atau infeksi telinga, radang saraf, dan penyakit Ménière.

Gejala Vertigo

Serangan vertigo dapat muncul tiba-tiba. Berikut gejala vertigo.
- Pusing berputar
- Badan terasa ringan, sempoyongan
- Kehilangan keseimbangan, seperti mau jatuh
- Diikuti dengan mual dan muntah
- Gerakan bola mata tidak wajar
- Telinga berdenging atau gangguan pendengaran
- Sakit kepala
- Berkeringat.

Pengobatan Awal untuk Vertigo
Untuk mengatasi vertigo, NHS merekomendasikan sejumlah cara berikut ini.
- Berbaring diam di ruangan yang tenang dan gelap untuk mengurangi perasaan berputar
- Gerakkan kepala dengan hati-hati dan perlahan selama aktivitas sehari-hari
- Segera duduk saat merasa pusing
- Nyalakan lampu jika bangun di malam hari
- Gunakan tongkat jalan jika berisiko jatuh
- Tidur dengan kepala sedikit terangkat di atas dua bantal atau lebih
- Bangun dari tempat tidur perlahan dan duduk di tepi tempat tidur beberapa saat sebelum berdiri
- Cobalah untuk rileks karena cemas dapat memperburuk vertigo
- Jangan membungkuk
- Jangan meregangkan leher

Jika vertigo tidak membaik dan terus berulang atau disertai dengan kehilangan penglihatan, kehilangan pendengaran, sulit berbicara, dan mati rasa segera kunjungi dokter.

(ptj/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK