Bipang Ambawang dan Ragam Olahan Babi Panggang di Indonesia

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 08/05/2021 13:16 WIB
Nama 'bipang' alias babi panggang mendadak jadi perbincangan. Apa saja ragam olahan babi panggang di Indonesia? Ilustrasi sajian babi panggang. (iStockphoto/haoliang)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nama bipang alias babi panggang mendadak jadi bahan perbincangan. Kuliner satu itu muncul dalam ucapan Presiden Joko Widodo dalam sebuah video yang ramai di media sosial.

Dalam videonya, Jokowi bicara mengenai larangan mudik yang diberlakukan pemerintah selama 6-17 Mei 2021. Jokowi menyarankan bagi siapa saja yang merindukan kuliner daerah kampung halaman untuk memesannya secara daring.

"Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, empek-empek Palembang, bipang Ambawang Kalimantan, dan lain-lain tinggal pesan. Makanan kesukaan akan sampai di rumah," ujar Jokowi.


Ucapan Jokowi pun masuk dalam jajaran trending topic nasional pada Sabtu (8/5). Banyak netizen menyoroti kuliner bipang yang disebutkan Jokowi.

Pada dasarnya, bipang merupakan kuliner berupa daging babi yang dipanggang. Babi sendiri merupakan bahan makanan yang umum di Nusantara sebelum masuknya agama Islam. Sebagaimana diketahui, dalam kepercayaan Islam, babi tak boleh disentuh, dan haram untuk dimakan.

Namun, hingga kini, kelompok masyarakat di beberapa daerah di Indonesia masih mengonsumsi babi sebagai makanan keseharian, termasuk di antaranya di Kalimantan.

Ada banyak olahan babi yang dikenal di Indonesia, termasuk salah satunya babi panggang. Babi panggang pada dasarnya merupakan daging babi yang dipotong tipis, lalu diolah dengan cara dipanggang. Daging dipanggang dengan campuran berbagai bumbu yang saling berbeda antara satu sajian ke sajian lainnya.

Bipang Ambawang sendiri merupakan salah satu sajian babi panggang khas dari Kecamatan Ambawang, Pontianak, Kalimantan Barat. Mengutip berbagai sumber, kuliner satu ini menyajikan daging babi panggang bertekstur lembut dan kulit yang crispy akibat pemanggangan selama delapan jam.

Babi yang digunakan juga tak sembarangan. Bipang Ambawang menggunakan babi muda yang masih berusia sekitar tiga bulan. Daging ini menghasilkan tekstur daging yang empuk dan juicy.

[Gambas:Instagram]



Di Ambawang, daging babi panggang disajikan bersama dengan cocolan sambal antuha yang terbuat dari cabai dan terasi pilihan. Selain itu, ada pula cocolan kit iu yang terasa seperti saus asam manis.

Kuliner satu ini memang dikenal di tengah masyarakat. Bipang Ambawang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelancong yang datang ke Pontianak.

Tak hanya Ambawang, beberapa daerah lain juga memiliki sajian babi panggang khasnya. Ada juga yang dikenal dengan babi panggang khas Suku Dayang. Di sini, babi panggang umumnya dikonsumsi dengan berbagai bumbu rempah dan daun pepaya.

Yang tak kalah terkenal adalah babi panggang Karo atau yang populer dengan sebutan BPK. Sajian ini menjadi salah satu kuliner khas Suku Karo dan banyak ditemukan di kota-kota yang banyak ditinggali oleh orang-orang Karo.

Babi panggang khas Karo juga biasanya disajikan dengan daun singkong dan kincong yang telah dihaluskan dan dimasak secara tradisional. Salah satu bumbu dapur khas Batak, andaliman, menjadi penambah aroma khas untuk babi panggang satu ini.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK