4 Motif Batik Populer Buatan Sang Legenda Go Tik Swan

CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 10:32 WIB
K.R.T Hardjonagoro alias Go Tik Swan disebut telah membuat 200 pola balik yang khas dan berbeda dari umumnya. Apa saja? Google Doodle merayakan hari lahir K.R.T Hardjonagoro alias Go Tik Swan, salah satu seniman pencipta motif batik di Indonesia. (Google)
Jakarta, CNN Indonesia --

K.R.T Hardjonagoro alias Go Tik Swan ialah seorang seniman, budayawan, dan pelopor batik Indonesia. Ia disebut-disebut telah membuat 200 pola batik yang khas dan berbeda dari batik pada umumnya.

Seperti apa motif batik milik sang legenda tersebut?

Sebelum mengagumi pola batik karya Hardjonagoro, ada baiknya Anda mengenal latar belakangnya lebih dulu. Jika Anda membuka mesin pencari Google hari ini, Selasa (11/5), maka Anda akan menemukan Google Doodle dengan ilustrasi K.R.T Hardjonagoro.


Dalam mesin pencari tersebut, Hardjonagoro diilustrasikan sedang membentangkan kain batik bertuliskan Google. Ia mengenakan pakaian adat khas Jawa Tengah, lengkap dengan blangkon.

Tepat pada hari ini, Hardjonagoro berulang tahun ke-90. Ia lahir di Surakarta, 11 Mei 1931. Sejak kecil, ia sudah tertarik dengan kebudayaan Jawa. Keturunan Tionghoa tersebut juga sering mengunjungi bengkel batik milik sang kakek untuk belajar membatik. Ia juga mempelajari sastra dan tari Jawa di Universitas Indonesia.

Karya batiknya menarik perhatian Presiden Soekarno kala itu. Pada tahun 1950-an, Hardjonagoro diminta Soekarno untuk membuat batik khas Indonesia agar diperkenalkan ke kancah internasional.

Ia meninggal dunia pada 5 November 2008 di usia 77 tahun. Namun, motif batiknya masih diproduksi hingga saat ini.

Motif batik Hardjonagoro masih diburu sampai sampai saat ini. Batik buatannya pun terbilang unik karena berbeda dengan motif batik pada umumnya. Ia memadukan warna batik khas Pekalongan yang berwarna cerah, dengan pola yang sarat makna khas batik Solo-Yogyakarta.

Sebagai informasi, batik Pekalongan biasanya bermotif buket bunga atau karangan bunga sehingga memiliki warna cerah seperti kuning, merah, dan hijau. Sementara batik Solo-Yogyakarta biasanya berwarna gelap seperti cokelat, biru, dan putih pucat, dengan motif batik tertentu yang punya artian filosofis.

Berikut 4 motif batik buatan sang legenda, K.R.T Hardjonagoro, Go Tik Swan.

1. Sawunggaling

Pola sawunggaling merupakan motif batik buatan Hardjonagoro yang paling populer. Pola sawunggaling berasal dari tradisi sabung ayam di Jawa Timur. Batik bernuansa cerah ini memadukan warna dasar biru muda, atau putih, atau kuning cerah dengan pola sawung galing yang menarik perhatian.

Simak motif batik Go Tik Swan populer lainnya pada halaman berikutnya.

4 Motif Batik Populer Buatan Sang Legenda Go Tik Swan

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK