8 Realita Wisata di Maldives yang Wajib Dipahami Turis

CNN Indonesia
Sabtu, 18 Sep 2021 12:39 WIB
Mayoritas penduduk Maladewa beragama Islam, dan mereka juga amat menjunjung tinggi ajaran agamanya. Sebelum wisata ke Maldives (Maladewa) pahami aturan bermalam di tempat penginapannya, karena negara ini mayoritas penduduknya beragama Islam. (iStock/Jag_cz)

5. Kamar di tengah laut

Sulit melihat di kegelapan? Cepat merasa khawatir berada jauh dari daratan? Maka water villa alias vila di tengah laut bukan pilihan yang tepat.

Water villa biasanya jauh dari daratan karena mengedepankan privasi. Suasananya memang dibuat sepi, sehingga penghuninya bisa beraktivitas tanpa gangguan orang lain.

Pilihlah unit di tepi pantai kalau tidak ingin repot bolak-balik ke tengah lautan hanya untuk masuk kamar.


6. Daur ulang air

Sebagian besar air yang diminum di Maladewa merupakan hasil daur ulang dan pengolahan melalui desalinasi osmosis balik. Prosesnya aman, namun menghilangkan semua mineral alami dari H20, sehingga "tak terlalu menyegarkan".

Banyak mengkonsumsi buah (nilai plus tanpa gula tambahan) bisa jadi solusi mencegah dehidrasi selama di Maladewa. Bisa juga membeli bubuk minuman rehidrasi di bandara saat kedatangan.

Pemandangan resor Soneva Fushi di Maldives. (Dok. Soneva Fushi)Pemandangan resor Soneva Fushi di Maldives. (Dok. Soneva Fushi)

7. Pesawat amfibi

Selain harga tiket pesawat pulang pergi, jangan lupakan biaya pesawat amfibi yang mengantar ke tempat penginapan yang berada di pulau kecil di sini.

Siapkan waktu juga untuk menunggu kedatangan pesawat amfibi yang tidak sebentar. Karena banyaknya permintaan, pesawat amfibi harus bolak-balik mengantar tamu ke banyak tempat penginapan, plus mereka amat memerhatikan faktor cuaca.

Kalau ingin lebih "murah", bisa menggunakan kapal cepat. Tanyakan ke tempat penginapan apakah mereka menawarkan layanan ini.

8. Tempat penginapan keluarga

Ada tempat penginapan yang khusus pasangan, ada juga tempat penginapan yang menerima tamu dengan keluarga.

Baik saat datang untuk bulan madu atau liburan rombongan, jangan salah pilih tempat penginapan, karena pastinya bisa menganggu mood pelesir.

Baca dengan teliti konsep tempat penginapan yang dipilih. Kalau bisa konsultasi dengan staf sebelum memesan, sehingga ia bisa memilihkan kamar yang terbaik.

Di tengah pandemi virus Corona, perjalanan wisata masih dikategorikan sebagai perjalanan bukan darurat, sehingga sebaiknya tidak dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, terutama di daerah yang masih minim fasilitas kesehatannya.

Jika hendak melakukan perjalanan antarkota atau antarnegara, jangan lupa menaati protokol kesehatan pencegahan virus Corona, dengan mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak fisik antarpengunjung. Jangan datang saat sakit dan pulang dalam keadaan sakit.

 



(ard/ard)

[Gambas:Video CNN]
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER