Nepal Dibuka Lagi, Siap Sambut Pendaki Musim Gugur

CNN Indonesia | Senin, 27/09/2021 16:10 WIB
Nepal memulai lagi layanan visa on arrival (visa saat kedatangan). Turis yang telah divaksin diizinkan melewati masa karantina. Pemandangan Khumbu Valley di Nepal. (iStockphoto/Voyager)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nepal telah membuka kembali pelayanan visa on arrival (visa saat kedatangan) untuk wisatawan yang telah vaksin, bergabung bersama dengan negara-negara Asia Selatan lain, yang sedang berusaha menghidupkan kembali bisnis pariwisata yang hancur setelah 18 bulan pandemi virus corona.

Penutupan gerbang pariwisata terjadi di India, Bangladesh, Nepal, Bhutan, dan Sri Lanka selama lebih dari setahun, karena gelombang virus corona yang memakan banyak korban.

Nepal dibuka kembali untuk turis dan membatalkan persyaratan karantina untuk orang asing yang telah vaksin pada hari Kamis (23/9), dan negara tetangganya diperkirakan akan segera mengikuti demi menggairahkan kembali industri pariwisata yang menjadi salah satu pemasukan banyak negara di benua Asia.


"Pembukaan kembali visa on arrival bertujuan untuk membuka kembali sektor pariwisata yang merupakan salah satu andalan perekonomian Nepal," kata juru bicara Kementerian Pariwisata Tara Nath Adhikari kepada AFP.

Semua pengunjung masih harus mengikuti tes virus corona pada saat kedatangan, dan pelancong yang tidak divaksinasi harus dikarantina selama 10 hari.

Keputusan itu datang tepat saat musim trekking musim gugur dimulai, dan banyak yang berharap aturan baru ini akan membantu mendorong kedatangan wisatawan mancanegara.

"Begitu banyak yang kehilangan pekerjaan dan mata pencaharian. Keputusan ini penting bagi kita semua dan kami berharap setidaknya beberapa pengunjung akan kembali," kata Nabin Trital dari Asosiasi Agen Trekking Nepal.

Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...



Nepal Dibuka Lagi, Siap Sambut Pendaki Musim Gugur

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK