Panduan 'Sexting' Buat Pemula, Anticanggung dan Dijamin Panas

tim | CNN Indonesia
Senin, 06 Dec 2021 20:10 WIB
Tak ada salahnya menjajal gaya foreplay baru tanpa saling sentuh yakni sexting. Berikut panduan sexting buat pemula anti canggung dan dijamin panas. Tak ada salahnya menjajal gaya foreplay baru tanpa saling sentuh yakni sexting. Berikut panduan sexting buat pemula anti canggung dan dijamin panas. (iStockphoto/ oatawa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Foreplay memang menuntut kreativitas apalagi buat pasangan yang sudah lama bersama. Tak ada salahnya menjajal gaya foreplay baru tanpa saling sentuh yakni sexting.

Konsepnya sederhana, Anda mengawinkan aktivitas seksual dengan berkirim teks. Teks menggunakan diksi yang mampu memicu gairah seks dan dikemas dalam fantasi-fantasi liar yang seolah nyata.

Buat yang tidak terbiasa, sexting memang terasa canggung, memalukan sebab biasanya praktik langsung tetapi kini harus menuangkannya dalam kata.


Pun ada kekhawatiran akan keamanan aktivitas berkirim teks 'nakal' mengingat bisa saja data bocor atau Anda tak sengaja mengirim teks ke teman. Namun dengan panduan berikut, sexting dijamin 'panas' dan tak ada canggung.

Berikut panduan sexting buat pemula anti canggung dan dijamin panas.

1. Diskusi untuk consent

Diskusi di awal dengan pasangan penting apalagi jika Anda berdua belum pernah sama sekali sexting. Perlu kesepakatan (consent) berdua agar sama-sama nyaman.

Sebagaimana dilansir Mashable SEA, terapis seks Casey Tanner menyarankan untuk merefleksikan kebutuhan sendiri seperti gaya teks yang disukai (yang menggoda, 'kasar' atau sugestif), berkirim gambar (bagian tubuh yang ingin difoto atau tidak), kemudian waktu yang dirasa pas untuk berkirim foto atau teks 'nakal'.

2. Pilih platform yang aman

Setelah ada kesepakatan mengenai tipe teks, gambar maupun batasan-batasan demi kenyamanan bersama, baru tentukan platform yang dirasa aman.

Anda mungkin merasa baik-baik saja dengan aplikasi WhatsApp, Telegram, Line, Kakaotalk atau aplikasi pengiriman pesan lainnya. Namun pastikan jika Anda menggunakan fitur-fitur yang mumpuni dan mendukung aktivitas sexting,

Aplikasi seperti Snapchat dan Signal menyediakan fitur menghapus riwayat obrolan dan mengirimkan Anda notifikasi saat ada yang mengambil tangkapan layar (screen capture) obrolan.

3. Lukiskan pengalaman kemarin

Bingung memulai? Wajar saja. Salah satu cara termudah untuk memulainya adalah lukiskan kembali pengalaman bercinta dengan pasangan. Menurut Shape, sex coach Gigi Engle menyarankan untuk memberi tahu si dia secara eksplisit hal yang Anda sukai dari 'petualangan' baru-baru ini.

Dengan mendeskripsikan bagaimana ciumannya, sentuhannya di titik-titik tertentu, pasangan akan mudah mengikuti aliran obrolan karena merasa familiar.

4. Buat dia antusias

Anda bisa mengawali obrolan dengan teks yang memicu antusiasme dan rasa penasaran. Buat si dia memikirkan Anda misalnya dengan "I'm lying in bed and can't stop thinking about you".

Kalimat ini sederhana, tidak ada kata-kata yang spesifik mengarah pada aktivitas seksual tetapi sukses membuat pikirannya 'liar'.

Di samping itu, Anda juga bisa melemparkan pertanyaan semisal "Kalau aku di situ, apa yang mau kamu lakukan?", atau "What's your favorite part of our session last night?". Pertanyaan akan memicu dia untuk melemparkan pengalaman 'panasnya' dan Anda tinggal mengikuti aliran obrolan.

Pun sesuatu yang klasik seperti "Kamu pakai baju apa?" tak pernah gagal memicu obrolan dan fantasi-fantasi liar.

5. Lemparkan fantasi

Anda menyukai apa yang dia lakukan semalam dan Anda menginginkannya lagi di ranjang nanti setelah dia pulang kerja. Gunakan sexting untuk mengungkapkannya.

Kemudian tak hanya itu, sampaikan pula hal baru atau fantasi seksual yang selama ini belum sempat diwujudkan. Beri tahu dia bahwa Anda mengenakan lingerie dengan simpul-simpul praktis dan mudah ditarik, lalu melepas kancing baju si dia satu per satu atau bercinta di depan cermin wastafel agar bisa saling bertatapan meski tidak langsung.

6. Hati-hati dengan foto

Berkirim selfie 'nakal' mungkin jadi klimaks dari aktivitas sexting. Foto memang mampu mengungkapkan banyak hal, bahkan melebihi kata-kata yang Anda ketik.

Namun perlu ada kesepakatan dengan pasangan foto seperti apa yang layak dikirimkan, foto seperti apa yang diinginkan dan disepakati.

Jangan lupa untuk menghapus riwayat obrolan maupun foto saat sesi sexting berakhir. Ini untuk menjaga privasi dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan semisal kebocoran data.

(els/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER