Hailey Bieber Mengaku Idap Kista Ovarium, Apa Itu?

CNN Indonesia
Kamis, 01 Des 2022 20:45 WIB
Model Hailey Bieber mengaku mengidap kista ovarium. Apa itu kista ovarium? Hailey Bieber baru saja mengaku memiliki kista di ovariumnya. (Jordan Strauss/Invision/AP/Jordan Strauss)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam hal kesehatan, Hailey Bieber tampaknya memang mengalami masa yang sulit di tahun ini. Teranyar, istri dari penyanyi Justin Bieber ini mengungkapkan bahwa dirinya tengah mengidap kista ovarium.

Hal itu dikabarkan Hailey melalui sebuah unggahan di akun Instagram-nya. Ia menyebut bahwa kista yang ada di ovariumnya kini sudah berukuran besar.

"Bukan bayi. Saya memiliki kista di undung telur saya seukuran apel," tulis Hailey, melansir CNN.

"Saya tidak menderita endometriosis atau PCOS (sindrom polikistik ovarium) tetapi saya pernah terkena kista ovarium beberapa kali dan itu tidak pernah menyenangkan," tulisnya lebih lanjut.

Meski tak memberikan informasi lebih lanjut, model cantik tersebut mengutarakan beberapa gejala yang dirasakannya termasuk mual, kembung, kram, dan perasaan emosional. Ia juga menambahkan bahwa kondisinya sangat menyakitkan dan membuatnya terasa pegal-pegal.

Wanita berusia 26 tahun tersebut mengakhiri pesannya dengan menyemangati wanita lain yang mungkin juga tengah menghadapi kondisi yang sama.

"Bagaimana pun juga aku yakin banyak dari kalian yang sangat paham dan mengerti," tulisnya. "Kita bisa melewati ini."

Tahun ini merupakan tahun yang berat bagi model tersebut. Beberapa bulan lalu, Hailey diketahui sempat dilarikan ke rumah sakit akibat penggumpalan darah yang membuatnya bergejala mirip stroke.

Apa itu Kista Ovarium?

ilustrasi ovariumIlustrasi. Hailey Bieber mengaku mengidap kista ovarium. (iStockphoto/Milena Shehovtsova)

Dikutip dari National Health Service (NHS), kista ovarium adalah kantung padat berisi cairan (kista) yang berkembang di indung telur (ovarium). Kista dapat terjadi pada satu sisi rahim saja atau di kedua sisi rahim.

Umumnya, kista ovarium terjadi secara alami dan dapat hilang dalam beberapa bulan tanpa memerlukan pengobatan. Bahkan biasanya, kista ini tidak memunculkan gejala sehingga wanita yang mengidapnya mungkin tidak merasakan apa pun. Kista ovarium yang tidak serius pada umumnya berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala.

Kista ovarium yang menimbulkan gejala dapat terjadi jika membelah atau pecah, berukuran sangat besar, atau menghalangi suplai darah ke ovarium.

Adapun sejumlah gejala kista ovarium, di antaranya:

- sering buang air kecil,
- nyeri saat buang air kecil,
- kesulitan buang air besar atau sembelit,
- nyeri ketika berhubungan seks,
- haid berat, haid tidak teratur, atau haid lebih ringan dari biasanya,
- perut kembung dan bengkak,
- merasa sangat kenyang setelah hanya makan sedikit,
- kesulitan hamil.

Munculnya kista ovarium dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Meskipun umumnya kista ovarium bersifat jinak, tetapi pada beberapa kasus bisa berkembang menjadi ganas.

Diketahui, tidak ada cara untuk mencegah sebagian besar kasus kista ovarium. Namun, pemeriksaan panggul secara teratur membantu memastikan bahwa perubahan pada ovarium bisa didiagnosis sedini mungkin.

Waspadai perubahan dalam siklus bulanan. Catat gejala menstruasi yang tidak biasa, terutama yang berlangsung lebih dari beberapa siklus biasanya.

Gif banner Allo Bank
(del/asr)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER