Penulis Dunia

Mengenang Karya Gemilang Leo Tolstoy

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Selasa, 09/09/2014 13:30 WIB
Mengenang Karya Gemilang Leo Tolstoy Leo Tolstoy di halaman awal mesin pencari Google.
Jakarta, CNN Indonesia -- Mungkin banyak yang bertanya-tanya, siapa wajah penuh brewok dan jenggot lebat yang muncul di halaman awal Google hari ini, Selasa (9/9).

Dia adalah Lev Nikolayevich Tolstoy alias Leo Tolstoy, penulis besar asal Rusia. Google memasang animasi tentangnya di halaman depan untuk memeringati hari lahirnya yang ke-186.

Animasi itu diawali dengan gambar Tolstoy yang tengah sibuk menulis dengan pena di sebuah meja. Buku-buku berserakan di sekelilingnya. Penerangannya hanya sebatang lilin.


Halaman kedua menampakkan gambar seorang wanita memandangan langit malam di beranda. Itu merupakan bagian dari salah satu novelnya: War and Peace.

Selanjutnya, masih ada beberapa animasi yang menggambarkan cuplikan novel Anna Karenina dan novela The Death of Ivan Ilyich. Dua judul itu juga karya Tolstoy yang kondang, bahkan salah satunya sampai difilmkan.

War and Peace dianggap sebagai salah satu literatur penting di dunia sastra. Buku itu mengisahkan invasi Prancis ke Rusia di tahun 1812, yang menjadi titik balik Perang Napoleon.

Novel itu menyuguhkan potret kehidupan masyarakat yang dilihat dari lima pasang mata milik orang berada di Rusia.

Sementara Anna Karenina lebih menyentuh lewat skandal percintaan sosialita. Meski begitu, drama percintaan bukan satu-satunya bahan utama. Tolstoy membumbuinya dengan kondisi sosial, ekonomi, politik, masalah gender, sampai agama dan perbedaan kelas sosial.

Seperti novelnya yang lain, ciri khas Tolstoy yang begitu detail dan kritis turut mewarnai Anna Karenina. Sedang The Death of Ivan Ilyich menonjolkan kesan religiusitas Tolstoy. Banyak kalimat refleksi di dalamnya.

Tolstoy dikenal sebagai bapak kesusastraan modern bagi Rusia. Ia dilahirkan pada 9 September 1828 di Yasnaya Polyana, Rusia. Kedua orangtuanya meninggal saat Tolstoy masih sangat muda. Ia akhirnya diasuh keluarga dekat. Tolstoy belajar hukum dan bahasa saat kuliah, namun tidak sampai selesai.

Tolstoy mulai menulis hampir bersamaan dengan saat ia bergabung dengan militer sekitar tahun 1851. Ia tak butuh waktu lama untuk dipuji. Pria dengan belasan anak itu mulai mendapat sorotan saat ia mengeluarkan trilogi semi-autobiografi: Childhood, Boyhood, dan Youth, sekitar tahun 1852 sampai 1856.

Usia Tolstoy masih 20-an kala itu. Sejak itu, ia mulai makin produktif menulis. Kondisi sosial-ekonomi-politik sangat memengaruhi tulisan dan pandangannya.

Ia meninggal karena pneumonia atau radang paru-paru, 20 November 1910, pada usia 82 tahun. Masyarakat memadati prosesi pemakamannya. Namun, tidak banyak dari mereka yang tahu siapa Tolstoy sebenarnya. Mereka hanya berkerumun karena mendengar seorang penulis besar meninggal.