Cipta Eksentrik Bjork Warnai Museum Seni

REUTERS/Brendan McDermid, CNN Indonesia | Jumat, 06/03/2015 12:25 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Bjork menyuguhkan karya seninya untuk dinikmati pengunjung di Museum of Modern Art (MoMA) New York. Semua bisa dinikmati hingga 7 Juni 2015.

Bjork bukan hanya bisa mencipta lagu. Kedua tangan perempuan eksentrik itu juga akrab dengan pekerjaan seni. Mulai 8 Maret hingga 7 Juni, ia menggelar pameran di Museum of Modern Art (MoMA) New York.
Bjork memenuhi ruangan berusia 85 tahun itu dengan musik, video, dan kostum aneh. Ia ingin membuat pengunjung museum merasuk ke dalam dunianya yang memang dikenal eksentrik, namun penuh inovasi.
Pameran bertajuk Bjork itu disiapkan selama tiga tahun. Bjork merancangnya sehingga pendengaran, penglihatan, dan imajinasi pengunjung bisa dimanjakan sekaligus. Pameran itu adalah sebuah pencapaian tersendiri bagi Bjork, setelah 20 tahun berkarier.
Salah satu objek menarik dalam pameran Bjork adalah video berjudul Black Lake. Itu berisi materi lagu di album barunya, Vulnicura. Video itu direkam selama tiga hari di jalur lava pegunungan Islandia.
Bukan hanya itu, Bjork juga menampilkan gaun angsa yang unik. Gaun itu pernah dipakainya saat menghadiri perhelatan Academy Awards tahun 2001. Bjork kini bebas menyuguhkannya untuk pengunjung.
Seni-seni yang ditampilkan Bjork dalam pamerannya cukup 'menabrak batas'. Itu sesuai dengan karakter dan pribadi khas Bjork. Ia bereksperimen dengan suara, gambar, dan teknologi dalam setiap karyanya.
Meski begitu, salah satu kurator MoMA, Klaus Biesenbach mengaku bangga bisa mempersembahkan pameran Bjork di museumnya. Sebab di matanya, Bjork merupakan sosok yang mampu memengaruhi banyak orang dengan karyanya.
Pameran Bjork pun banyak didatangi pengunjung. Mereka seakan tidak puas menjajal satu demi satu instalasi yang dipamerkan musisi dan penyanyi berusia 49 tahun itu.