Dalam The Raid 2: Berandal, Arifin memerankan Uco, anak seorang gengster yang bernama Bangun (Tio Pakusadewo). Dalam banyak adegan, Arifin beradu akting dengan Iko yang memerankan Rama alias Yudha, bintang utama film itu.
Senin (18/5) malam, Arifin memegang piala Indonesian Movie Awards. Ia menjadi aktor pendukung terbaik lewat The Raid 2: Berandal. Sebelumnya, Arifin pernah memeroleh penghargaan yang sama dalam Maya Awards 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa kali syuting di luar negeri, Arifin juga bertemu orang yang mengenalinya sebagai aktor The Raid. Saat syuting Supernova di Amerika misalnya, ada yang menyapanya. Begitu pula saat syuting Negeri Van Oranje di Belanda. Penggemarnya bahkan ikut membantu menjadi pemain figuran di produksi film itu. Saat pulang kampung ke Jerman, Arifin juga dikenali sebagai aktor The Raid.
"Habis The Raid memang baru merasakan, efeknya gila. Enggak ada waktu istirahat, tiap hari ada kerjaan nonstop. Sekarang juga banyak tawaran film gara-gara itu," katanya senang.
Arifin merasa itu merupakan konsekuensi yang wajar, meski tak memungkiri ia sangat bersyukur. Untuk The Raid 2: Berandal, aktor 28 tahun itu sudah "menanam benih" sejak empat sampai lima tahun lalu. Bersama manajernya, Arifin "pedekate" dengan Merantau Films.
Sampai akhirnya, ia benar-benar diberi peran yang tidak main-main di film The Raid 2: Berandal. "Proyek yang kita percaya, prosesnya lumayan lama, dan mendapatkannya susah, memang biasanya hasilnya luar biasa," ucapnya.
(rsa/vga)