Namun masih banyak karya dari sang legenda yang masih belum rampung diselesaikan. Menurut Tiring, hingga sang bapak meninggal, dirinya masih menyisakan banyak "pekerjaan rumah" dari para muridnya yang belum diperiksa.
Sang maestro memang sering menggagas sebuah proyek yang kemudian dikerjakan oleh para muridnya, salah satunya komposisi piano dan gong yang ditugaskan kepada Aksan Sjuman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyaknya karya juga berati berurusan dengan royalti. Namun sepertinya Slamet tidak ingin terlalu pusing mengurusi masalah royalti atas seluruh karyanya yang tersebar di penjuru dunia. "Semua royalti atas karya bapak dilimpahkan sepenuhnya kepada adik saya, Svara," ucap Tiring menjelaskan.
Kini Slamet telah pergi selamanya. Namun karya dan ilmu yang diajarkan kepada para muridnya terus berkembang mengikuti arus zaman.
(rsa/rsa)