Slamet Abdul Sjukur, Maestro vs 'Monster'
Vega Probo | CNN Indonesia
Senin, 06 Jul 2015 13:26 WIB
Menurut Aisha, Slamet mudah diajak mengobrol soal apa saja. Ia menguasai segala topik, memiliki kepedulian tinggi dan selalu memandang sesuatu dari sisi positif.
Sekalipun memiliki prinsip keras, Slamet menuturkan bahasanya dengan lembut. Tak heran bila Aisha sangat menikmati momen berbincang dengan sang idola yang dipenuhi gelak tawa.
Diakui Aisha, Slamet memang sangat nasionalis, sangat Indonesia. Slamet selalu mengingatkan Aisha agar tak minder dengan kebudayaan Indonesia dan giat menunjukkan eksitensi di mata dunia.
“Kita tak kalah atau malah lebih baik dari orang luar.” Demikian Aisha menirukan kata-kata Slamet. Kenyataannya, karya Slamet diapreasi sangat baik di berbagai negara.
Di antara sederet penghargaaan, Slamet antara lain pernah meraih Piringan Emas dari Academie Charles Cros, Prancis (1975) dan Officier De L’ordre Des Arts Et Des Lettres, Prancis (2000).
[Gambas:Youtube]
[Gambas:Youtube]
Sekalipun memiliki prinsip keras, Slamet menuturkan bahasanya dengan lembut. Tak heran bila Aisha sangat menikmati momen berbincang dengan sang idola yang dipenuhi gelak tawa.
Diakui Aisha, Slamet memang sangat nasionalis, sangat Indonesia. Slamet selalu mengingatkan Aisha agar tak minder dengan kebudayaan Indonesia dan giat menunjukkan eksitensi di mata dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara sederet penghargaaan, Slamet antara lain pernah meraih Piringan Emas dari Academie Charles Cros, Prancis (1975) dan Officier De L’ordre Des Arts Et Des Lettres, Prancis (2000).
[Gambas:Youtube]
Seniman Musik Kontemporer Masa Depan
BACA HALAMAN BERIKUTNYA