Sekuel Jurassic World Melirik Format 'Open Source'

Nadi Tirta Pradesha, CNN Indonesia | Rabu, 05/08/2015 12:13 WIB
Sekuel Jurassic World Melirik Format 'Open Source' Jurassic World (CNNIndonesia Rights Free/Dok. Universal Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seminggu setelah Universal Studios mengumumkan perkiraan tanggal rilis untuk sekuel Jurassic World, detail film ini pun terungkap. Selain dipastikan rilis pada Juni 2018, sekuel ini mungkin saja tak bertempat di suatu pulau seperti film Jurassic World.

Sekuel Jurassic World tak lagi disutradarai oleh Colin Trevorrow. Dia akan menulis naskah bersama Derek Connolly (Jurassic World, Safety Not Guaranteed). Sementara dua pemeran utama, Chris Pratt dan Bryce Dallas Howard dipastikan kembali tampil dalam sekuel tersebut.

Trevorrow mengungkap dalam wawancaranya dengan Wired isu Agustus, bahwa Jurassic World berikutnya akan menampilkan gaya yang berbeda. Penulis naskah ini menggarisbawahi bahwa latar satu pulau tak akan dipakai lagi di sekuel Jurassic World.


"(Film) ini bukan hanya sekadar beberapa dinosaurus yang mengejar orang-orang di suatu pulau. Format itu akan cepat membosankan," ujar Trevorrow.

Trevorrow sedang mengembangkan ide untuk melebarkan dunia Jurassic World. Menurutnya, dalam sekuel berikut, dinosaurus akan berformat "open-source."

Beberapa perusahaan dapat mengembangkan dan mengembangbiakkan dinosaurus mereka sendiri, tak lagi dimonopoli oleh InGen. Perusahaan rekayasa biologis inilah yang bertanggung jawab menghidupkan kembali dinosaurus.

"Kajian ilmu di Jurassic World memiliki beberapa fungsi yang melampaui hiburan. Contohnya adalah kekuatan nuklir, awalnya nuklir dibuat menjadi senjata dan kemudian kita menemukan fungsi lain yaitu sumber energi," tutup Trevorrow.

(vga/vga)