“Antrean untuk registrasi luar biasa panjang,” kata Tenik Hartono, yang datang bersama suami dan anak semata wayangnya. Begitu akhirnya berhasil masuk ruang pamer, perempuan yang bekerja di sebuah mejalah ini menyempatkan berfoto bersama keluarga di depan lukisan favoritnya, Memanah, kaya Henk Ngantung.
“Bagus pamerannya, dan seneng aja banyak peminatnya” kata Tenik kepada CNNIndonesia.com tentang pameran koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia (RI). Tak lupa ia menyampaikan harapannya, “Semoga [pengunjung] beneran minat dan mau mengapresiasi. Bukan cuma foto-foto buat posting di Instagram."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cerita di balik lukisan ataupun sejarah pembuatan lukisan, memang sangat menarik untuk diikuti, terutama bagi para penikmat seni. Semisal, 'kode-kode rahasia' yang diisyaratkan Raden Saleh di lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro. Juga kisah rayuan maut Soekarno membeli sebuah lukisan karya seniman Meksiko.
Layanan tur ini akan digelar sepekan sekali, setiap Minggu, sepanjang Agustus 2016. Yang menyenangkan, layanan tur tersebut akan memberikan materi yang berbeda setiap pekannya.
Pada hari ini (7/8), tema yang diberikan berjudul Apa dan Mengapa Sukarno Mengoleksi Karya Seni. Kemudian pada 14 Agustus 2016 mendatang akan mengusung tema Kebijakan Istana Mengenai Koleksi dan Pameran Karya Seni dari Waktu ke Waktu.
Berikutnya, pada 21 Agustus 2016, tema yang diangkat adalah Tema, Gaya dan Jenis Karya Seni yang menjadi Koleksi Istana Kepresidenan. Lalu, pada Minggu terakhir, 28 Agustus 2016, diberikan tema yang lebih serius: Inventarisasi, Katalogisasi, Konservasi, Sosialisasi Pameran dan Penerbitan Buku, dan Formalisasi Legalitas berupa Undang-Undang.
Selain didampingi kurator, pengunjung juga akan ditemani oleh satu narasumber ahli, antara lain sejarawan Peter Carey, jurnalis Aryo Wisanggeni, Kepala Galeri Nasional Tubagus 'Andre' Sukmana, staf pengajar Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta Citra Smara Dewi, serta kritikus Agus Dermawan.
Tur ini disediakan dua sesi, dan masing-masing berdurasi 1,5 jam. Pelaksanaan tur tersebut dimulai pukul 10.00-11.30 WIB dan pukul 13.30-15.00 WIB. Pengunjung yang ingin mengikuti tur ini diharapkan datang tepat waktu agar memudahkan panitia untuk mengatur alurnya.
(vga/vga)