Pada forum itu, seperti diutarakan sutradara muda Wregas Bhanutedja, Jokowi lebih banyak diam. Wregas berkata, Jokowi terlihat berkonsentrasi menyimak penuturan para sineas.
"Dia seperti sedang berpikir, tidak sekedar tersenyum. Mungkin baru kali ini dia mendengarkan kondisi perfilman langsung dari sineas," ujar Wregas yang Mei lalu memenangkan Leica Cine Discovery Prize di Festival Film Cannes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutradara Hanung Bramantyo menuturkan, film sepatutnya masuk dalam kurikulum pendidikan. Tak hanya itu, ia juga mendorong pemerintah memantik pendirian sekolah film di berbagai daerah.
Hal serupa dituturkan sutradara Riri Riza. "Film punya potensi besar. Semestinya negara bisa memanfaatkan potensi itu," kata dia.
Sementara itu, Wregas berharap pemerintah menginisiasi pemutaran film karya warga Indonesia yang menang di festival internasional ke pelbagai kalangan masyarakat.
"Kemarin pemerintah menyatakan olahraga dapat mengharumkan nama bangsa. Film juga bisa melakukan hal yang sama," ucapnya.
Lihat juga:Tonton Film Nasional sebagai Bukti Respek |