Lukisan itu berjudul 'Nina con Collar,' alias 'Girl with Necklace' atau 'Gadis dengan Kalung.'
Kahlo melukisnya di media kanvas, dengan cat minyak, pada 1929. Selama ini, ‘si gadis berkalung’ itu tersembunyi di sebuah rumahh di California, Amerika Serikat. Kini, lukisan itu dipamerkan dan dilelang di Sotheby’s, diharapkan terjual US$1,5 juta sampai US$2 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu sebagai hadiah karena selama ini si perempuan selalu membantu Kahlo di studionya.
Perempuan itulah yang membawa lukisannya keluar Amerika Latin, kembali ke California. ‘Sang pewaris’ lukisan sendiri masih hidup hingga kini, usianya sudah pertengahan 90-an.
Ia lantas menawarkan pada Sotheby’s untuk melelang lukisannya, musim panas tahun ini. Namun menurut Stein, ia tidak bisa menjelaskan alasan perempuan itu memilih menjualnya.
Yang jelas lukisan itu termasuk bersejarah, karena merupakan satu dari 143 lukisan Kahlo. 'Nina con Collar' bahkan termasuk 20 lukisan awal yang dikerjakan Kahlo dalam hidupnya.
Lukisan itu memperlihatkan seorang gadis, usianya sekitar 13 atau 14 tahun, yang menatap langsung ke siapa pun yang memandanginya. “Ada kesan hangat sekaligus dingin,” kata Stein.
Seperti lukisan-lukisan lain dari Kahlo, terasa ada kegelapan yang dalam. Latar belakang gadis itu merupakan campuran warna indigo dan biru langit. Wajah si gadis sendiri cokelat. Sesuai judulnya, sebagai penanda gadis itu mengenakan kalung berbatu giok yang unik.
Kalung itu juga pernah muncul di lukisan Kahlo yang lain.
Lukisan-lukisan Kahlo selalu dianggap unik dan laku di pasaran. Mei lalu, rumah lelang Christie’s menjual lukisan produksi 1939 dengan harga US$8 juta, angka yang fantastis.
Sotheby’s sendiri pernah menjual lukisan Kahlo dengan harga lebih dari US$15 juta.
Menurut Stein, lukisan-lukisan Kahlo sangat dihargai karena keputusan pemerintah Meksiko membatasi ekspor demi aturan melestarikan warisan budaya di bawah hukum warisan nasional. (rsa)