'Transformers' Masih Punya 14 Cerita Lagi

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Kamis, 06/04/2017 11:00 WIB
'Transformers' Masih Punya 14 Cerita Lagi Aktor Mark Wahlberg sudah membintangi dua Transformers. (REUTERS/Kevork Djansezian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Transformers tidak juga kapok setelah filmnya tak lagi diminati. Seri terakhir Transformers: Age of Extinction (2014) mengecewakan di box office. Film itu juga mendapat kritik negatif, bahkan dianggap sebagai film terburuk.

Namun seperti diberitakan NME, sutradara Michael Bay masih punya film-film selanjutnya. Bahkan ia mengatakan, Paramount Pictures rumah produksi yang menaungi film itu menyebut masih akan ada 14 sekuel lain untuk Transformers.

Bay sendiri sudah mengarahkan lima film Tranformers hingga hari ini. Ia juga sutradara untuk film Transformers yang akan datang, The Last Knight. Film itu rencananya tayang 23 Juni 2017 di Amerika Serikat, masih dibintangi Mark Wahlberg.


“Ada 14 cerita [Transformers] yang ditulis dan semuanya bagus,” kata Bay pada MTV.
Setelah tayang Juni mendatang, Transformers punya film lepas untuk 2018. Kelanjutannya, Tranformers ke-enam, tayang setahun setelahnya. Belum tahu apakah Bay masih terlibat.

Pernyataan baru Bay ini mengoreksi pengumuman yang ia lontarkan sebelumnya. Saat itu ia berkata, The Last Knight akan menjadi seri terakhir Transformers. Ia juga mengumumkan bahwa itu akan menjadi seri terakhirnya menyutradarai film mobil-robot itu.

“Saya ingin menyutradarai salah satu dari mereka, film lepas Transformers,” katanya kini.
Transformers: The Last Knight, menurut sinopsis yang ada, menceritakan asal muasal Transformers. Film itu juga disebut-sebut ‘mendefinisikan kembali arti jadi pahlawan.’

Selain masih dibintangi Wahlberg, selebriti seperti Anthony Hopkins dan Laura Haddock juga bakal muncul di film itu. The Last Knight cukup ditunggu oleh penggemar Transformers, meski tahun lalu Bay sempat dikritik pedas saat pengambilan gambar.

Ia disebut mengubah Blenheim Palace menjadi markas Nazi. Pengambilan gambar memang sebagian dilakukan di tempat kelahiran sekaligus tinggal Winston Churchill. Menanggapi kritik itu, Bay malah mengatakan bahwa Churchill akan ditampilkan sebagai pahlawan.
“Ketika menonton filmnya, Anda akan mengerti. Saya, mungkin lebih dari semua sutradara di dunia, paling banyak mengambil gambar veteran dan militer aktif di film saya. Saya tidak akan melakukan apa pun yang tidak menghormati veteran,” ujarnya.