"Pentasnya di Lokasari, jadi tinggal menyeberang saja, ada pintunya," kata Laila.
Lokasari adalah sebutan lain untuk Princen Park.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laila punya sejarah khusus dengan tempat itu. Untuk masuk Princen Park, termasuk bagi Laila yang kala itu masih remaja, dikenai tarif tertentu. Tapi ia tak mau rugi. Ia sering menyelinap dan main kucing-kucingan dengan penjaga. Laila juga tahu pintu tersembunyi.
Kelurahan Tangki dahulu dikenal dengan Tangkiwood. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman) |
Bapak yang bawa perahu kan menghadap ke sono, nah berduaan deh tuh di dalam gorden.Laila Sari, artis |
Untuk menikmati keindahan danau, warga bisa menyewa perahu yang bakal membawa berkeliling. Perahu itu dilengkapi tirai bahkan kamar tidur. Biasanya para muda-mudi menyewa perahu itu untuk berpacaran. Bahkan ada jasa 'pacar sewaan' untuk menemani di dalam perahu.
“Mau bawa pacar sendiri juga enggak apa-apa. Wah bagus itu, antik. Bapak yang bawa perahu kan menghadap ke sono, nah berduaan deh tuh di dalam gorden,” tutur Laila santai.
Princen Park pun kini sudah tak ada, hanya menyisakan sebuah hotel bernama Prinsen Park dan plaza Lokasari Square di Jalan Mangga Besar 9. Di lokasi itu juga terdapat lahan kosong seluas dua hektar, yang disinyalir merupakan bekas lokasi pementasan terdahulu.
Princen Park kini hanya menyisakan hotel dan sebuah plaza, serta tanah lapang. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman) |
Kelurahan Tangki dahulu dikenal dengan Tangkiwood. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Princen Park kini hanya menyisakan hotel dan sebuah plaza, serta tanah lapang. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Tangkiwood yang dahulu kampung artis, kini jadi permukiman padat penduduk. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Laila Sari masih setia tinggal di kampung artis Tangkiwood. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)