FOTO: Balet dan Tarian untuk Kebebasan

Hesti Rika Pratiwi, CNN Indonesia | Sabtu, 23/09/2017 20:09 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Magali Saby, penari Perancis yang memanfaatkan keterbatasan akan gerakan sebagai kesempatan untuk berkarya, berkoolaborasi dalam Gala Ballet ke-2.

EKI Dance Company bersama dengan Jakarta Foundation for Advancement Children with Disabilities Jakarta (Yayasan Pembinaan Anak Cacat Jakarta) menampilkan sebuah paduan suara: kombinasi antara nyanyian dan tarian, Jakarta (22/9). (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Magali Saby penari asal Perancis bersama 5 penari indonesia menampilkan La Fille De L'Air, Jakarta (22 /9). BALLET ID bekerjasama dengan British Council Indonesia, Kedutaan Besar Australia dan Institut Francais Indonesia menggelar Gala Balet ke-2 yang akan berlangsung pada hari Sabtu (23/9). (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
La Fille De L'Air merupakan kolaborasi antara penari Indonesia yang terpilih melalui audisi dengan Magali Saby, penari Prancis yang memanfaatkan keterbatasan akan gerakan sebagai kesempatan untuk berkarya, Jakarta (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
CanDoDance tampil di preview Gala Ballet ke-2 sehari sebelum sehari pentas berlangsung. Gala Balet ke 2 ini sudah berlangsung sejak Juni 2017 dan melahirkan dua Proses kolaborasi karya terbaru berjudul CanDoDance yang melibatkan sejumlah penari tuna rungu Indonesia. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Pendiri Dance ID, Mariska Febriyani, menyebut ide acara tari inklusif ini muncul ketika ia berpartisipasi dalam acara tari bersama para penari difabel berkualitas internasional di Glasgow. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Mariska Febriyani menyebut etos kerja para penari difabel sangat tinggi sehingga ia tidak lagi melihat keterbatasan mereka. Karena itulah, Mariska ingin menularkan semangat yang sama ke Indonesia. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Queensland Ballet menampilkan Spartacus Pas De Deux di preview Gala Balet ke 2: An Inclusive Dance Event Kesetaraan Menari Bagi Semua Manusia. Spartacus pertama kali ditampilan di tahun 1956, bercerita mengenai pemberontakan budak melawan orang Romawi. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Spartacus Pas de deux ini merupakan perpisahan yang penuh gairah dan putus asa antara dua kekasih saat Spartacus besar berangkat untuk berperang. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)