Syuting Film di Indiana 'Diganggu' Tembakan Polisi

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Senin, 02/10/2017 16:47 WIB
Syuting Film di Indiana 'Diganggu' Tembakan Polisi Polisi meletuskan tembakan di salah satu lokasi syuting karena mengira itu perampokan sungguhan. (Ilustrasi/Thinkstock/Smitt)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Indiana mendapat telepon dari Crawfordsville soal sebuah situasi darurat. Mereka pikir ada perampokan yang terjadi. Petugas pun tak pikir panjang, langsung berangkat ke lokasi dengan senjata lengkap.

Sesampainya di sana, mereka melihat seorang pria bertopeng membawa pistol, keluar dari sebuah perusahaan minuman. Alarm pun berdering di kepala mereka. Pria itu diminta menjatuhkan senjata dan menyerah.

Namun si pria bertopeng malah terlihat bengong.



Melihat si perampok tidak bergerak cepat, polisi pun mulai melepaskan tembakan. Sekali, tapi tak kena. Tembakan itu meleset mengenai bangunan. Saat itulah si perampok sadar situasinya sangat serius.

Ia langsung melepas topeng dan menjatuhkan senjata.

Ternyata pria di balik topeng itu adalah aktor lokal Jeff Duff. “Saya sedang syuting film!” teriaknya pada polisi.


Setelah dicari tahu, ternyata memang benar ada perusahaan bernama Montgomery County Productions yang melakukan pengambilan gambar di sana. Sayangnya, mereka tidak izin ke polisi maupun lingkungan setempat.

Maka ketika ada adegan yang terlihat seperti perampokan, wajar jika lingkungan sekitar langsung menelepon polisi. Tindakan polisi melepaskan tembakan pun dipahami dan dianggap sesuai dengan prosedur.

“Ketika polisi mengatakan, ‘Jatuhkan senjata!’ dia [aktor] berbalik mengacungkan senjata ke polisi. Jika Anda tak tahu itu adegan film, bagaimana Anda harus bereaksi? Jika itu terjadi pada saya, mungkin saya akan melakukan hal yang sama,” kata Kim Riley dari Indiana State Police.

[Gambas:Video CNN]

Beruntung tembakannya meleset. Peluru mendesis dekat dengan kepalanya.

“Nyaris saja. Saya tidak mau berpikir soal itu. Jika [tembakan] itu mengenainya, kita akan berbincang soal hal yang jauh berbeda,” kata aktor Phillip Demoret saat diwawancara stasiun televisi lokal RTV6.

Setelah kejadian yang dilaporkan Deadline itu, Kodi Swank salah satu penggagas Montgomery County Productions mengaku belajar suatu hal penting.


“Ada hal yang dipelajari dari kedua sisi, dari kami sebagai perusahaan produser film murah dan departemen kepolisian atas reaksi cepat mereka,” katanya. Ia mengapresiasi tindakan polisi meski tak tahu situasinya apa.

Sejauh ini tidak ada tindakan hukum diberlakukan atas kejadian itu.