'The Post' Rilis di Libanon usai Larangan Penayangan Dicabut

Resty Armenia, CNN Indonesia | Kamis, 18/01/2018 15:22 WIB
'The Post' Rilis di Libanon usai Larangan Penayangan Dicabut Film 'The Post' akan dirilis di Libanon setelah sebelumnya dilarang untuk tayang perdana di sana. (Courtesy of 20th Century Fox)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penggemar film di Libanon akan bisa menonton karya terbaru Steven Spielberg yang mendapat kritik positif, The Post, setelah Perdana Menteri Saad Hariri mencabut larangan pemutaran film itu.

The Post sebelumnya dilarang tayang perdana di Beirut, ibu kota Libanon. Film yang dibintangi Meryl Streep dan Tom Hanks itu lalu ditransfer ke Komisi Sensor Libanon, yang kemudian mengirim sebuah rekomendasi kepada Kementerian Dalam Negeri Libanon untuk melarang penayangan film itu sebagai bentuk boikot Israel.

Melansir The Hollywood Reporter, Steven Spielberg masuk ke dalam daftar “boikot Israel” mereka setelah film Schindler’s List garapannya memenangkan Oscar. Beberapa adegan film itu disyuting di Yerusalem.



Meski demikian, Perdana Menteri Libanon Saad Hariri turun tangan dengan memerintahkan menteri untuk “mengesampingkan dan menolak rekomendasi pelarangan penayangan dan mengizinkan The Post dirilis,” menurut Carlo Vincenti, manajer pemasaran distributor regional Italia Films.

Vincenti pun menyebut bahwa muncul tekanan dari media, politisi dan lainnya di media sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ini merupakan langkah pencabutan larangan penayangan film pertama di Libanon, di mana tahun lalu Wonder Woman diblok lantaran bintang utamanya, Gal Gadot, pernah menjadi tentara militer Israel.


“Kami senang dan bahagia bahwa keadilan, alasan dan kecintaan akan film bisa menang dan kami berterima kasih kepada semua orang yang terlibat dalam lobi kuat yang dilakukan demi membersihkan ketidakadilan,” ujar Vincenti.

Sementara, The Post bercerita tentang kisah penerbit Washington Post Katharine Graham (Streep) dan editornya, Ben Bradlee (diperankan oleh Tom Hanks) yang terlibat dengan ‘peperangan’ melawan pemerintah dalam mempublikasikan Pentagon Papers.

Tahun ini, The Post telah menjadi nominasi di berbagai ajang penghargaan sinema, termasuk Golden Globe Awards, Critics' Choice Movie Awards dan American Film Institute.

[Gambas:Youtube]

(res)