FOTO: Menjaga Sisa Budaya Portugis di Ujung China

AFP , CNN Indonesia | Kamis, 22/02/2018 13:08 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah hingar-bingar kasino di Makau, kota di ujung selatan daratan China itu tengah berjuang menjaga sisa budaya bangsa Portugis yang pernah berkuasa.

Makau, secuil daratan di ujung selatan China, bukan cuma menyimpan hingar-bingar kasino dan hiburan malam, tapi juga kekayaan budaya Portugis yang pernah jadi penguasa kawasan itu. (AFP PHOTO / Anthony WALLACE)
Makau sempat dikuasai oleh Spanyol ketika bangsa Eropa itu datang ke kawasan muara Pearl River tersebut pada abad ke-16 Masehi. Spanyol pun mengubah kawasan tersebut sebagai zona perdagangan. (AFP PHOTO / Anthony WALLACE)
Hingga pada 1999, Portugal memberikan daerah koloninya itu kepada Pemerintah China. Sejak saat itu, budaya Portugis seperti bahasanya lambat laun memudar dari daerah tersebut. (AFP PHOTO / Anthony WALLACE)
Perkembangan generasi milenial yang lahir setelah kebudayaan Portugis pergi dari Makau membuat minat menjaga dan mengembangkan sisa budaya era kolonial seperti bahasa makin menipis. (AFP PHOTO / Anthony WALLACE)
Salah satu lokasi yang masih mempromosikan pendidikan bahasa Portugis di Makau adalah the Macau Polytechnic Institute yang dipimpin profesor Lei Heong Iok. (AFP PHOTO / Anthony WALLACE)
Sekolah the Macau Polytechnic Institute itu berkelana ke berbagai daerah baik di Makau maupun China untuk mempromosikan dan mengajak anak muda mempelajari budaya juga keunikan Makau, termasuk bahasa Portugis di dalamnya. (AFP PHOTO / Anthony WALLACE)
Pun sejumlah tempat masih mempertahankan nuansa Portugis di Makau, seperti chef Santos Pinto (tengah) melalui restoran Portugisnya, O Santos di Makau. (AFP PHOTO / Anthony WALLACE)
Profesor Lei Heong Iok menunjukkan kamus bahasa Portugis yang ia sebut 'harta'. Ia mempelajari bahasa Portugis di Makau sejak dekade 1970-an dan kini memimpin institusi pendidikan yang berusaha mempertahankan budaya Portugis.(AFP PHOTO / Anthony WALLACE)
Meski Makau terkenal akan industri kasino dan judi, namun peninggalan bangsa Portugis di kawasan tersebut juga mendorong pariwisata daerah tersebut. (AFP PHOTO / Anthony WALLACE)
Percampuran budaya Portugis dengan China dianggap sebagian pihak sebagai aset bagi Makau, namun mempertahankan sisa peninggalan tersebut menjadi tugas bagi generasi saat ini dan mendatang. (AFP PHOTO / Anthony WALLACE)