Hujan 'Pembawa' Artefak bagi Arkeolog di Babilonia

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Senin, 26/02/2018 11:15 WIB
Hujan 'Pembawa' Artefak bagi Arkeolog di Babilonia Sejumlah artefak ditemukan di Babilonia, Irak setelah hujan lebat mengguyur daerah itu, Minggu (25/2). (Ilustrasi/REUTERS/ICE/Handout)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekitar 75 artefak baru ditemukan di situs arkeologi Borsippa, Babilonia, Irak. Itu disampaikan pihak berwenang setempat pada Minggu (25/2).

Artefak yang dimaksud termasuk tembikar yang terbuat dari tanah liat, koin serta objek metal yang berasal dari masa lampau. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan dari zaman kapan artefak itu berasal.


Pengurus barang-barang antik di Babilonia, Hussein Fleih mengatakan, arkeolog memprediksi mereka merupakan barang-barang dari era Parthia.


"Barang-barang itu akan diteliti untuk menentukan tanggal pastinya," ujarnya.


Menariknya, bukan para arkeolog yang tengah menggali situs yang menemukan artefak itu. Diberitakan AFP, artefak itu ditemukan setelah hujan lebat mengguyur Babilonia.

Penemuan barang-barang kuno akibat hujan bukan hal yang tidak biasa di Irak. Namun memang di sekitar tempat ibadah Muslim yang didekasikan untuk Nabi Ibrahim itu, tengah ada penggalian oleh arkeolog untuk menemukan artefak.


"Tahun lalu ada seribu barang yang ditemukan dengan cara ini dan ini membuktikan bahwa barang-barang aktik pun bisa berada di permukaan, tidak jauh di bawah tanah," kata Fleih. (rsa)