Kasus Plagiarisme Lana Del Rey-Radiohead Disebut Berakhir

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Selasa, 27/03/2018 05:00 WIB
Kasus Plagiarisme Lana Del Rey-Radiohead Disebut Berakhir Lana Del Rey mengisyaratkan bahwa kasus plagiarismenya dengan Radiohead telah berakhir. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Awal Januari silam, Lana Del Rey sempat berseteru dengan Radiohead soal hak cipta. Del Rey dituduh menjiplak lagu Creep milik band rock yang dibentuk pada 1985 itu. Itu tercermin dalam lagu Del Rey, Get Free.

Namun kini, pelantun Lust for Life itu mengisyaratkan bahwa masalah mereka telah berakhir. Lagu itu pun sudah bisa dinyanyikan kembali oleh Del Rey, dan bebas dimasukkan dalam album terbarunya, Lust For Life.

"Sekarang gugatan saya telah berakhir, saya kira saya bisa menyanyikan lagu itu kapan pun saya mau," katanya saat tampil di atas panggung Lollapalooza Sao Paulo 2018 di arena pacuan kuda Interlagos, Minggu (25/3) kemarin.



Meski demikian, Rey tidak menjelaskan secara detail soal proses dan hasl perseteruannya.

Sebelumnya diberitakan, Lana menyatakan Radiohead menuntut 100 persen royalti dari lagu Get Free miliknya karena terdengar terlalu banyak kemiripan dengan Creep. Dia juga mengatakan bahwa masalah itu akan dibawa ke meja hijau.

Namun, mengutip Just Jared, tak lama setelah itu juru bicara Radiohead menyangkal bahwa mereka menuntut 100 persen royalti atau mengeluarkan gugatan resmi. Mereka hanya menginginkan pengakuan dengan menuliskan seluruh penulis Creep di lagu milik Rey.



Menurut laporan AceShowbiz, itu bukanlah kali pertama Radiohead mengalami urusan hukum dengan lagu Creep. Setelah merilis lagunya pada September 1992, band ini digugat karena kemiripan lagu milik Hollies, The Air That I Breathe yang dirilis pada 1974.

Setelah Radiohead mengakui kesamaan antara dua melodi lagu dan struktur akord, gugatan tersebut diselesaikan di luar pengadilan. Penulis lagu tahun 1974, Albert Hammond dan Mike Hazlewood pun akhirnya terdaftar sebagai penulis lagu Creep.

"Karena mereka jujur, mereka tidak dituntut. Jadi akhirnya kami mendapat bagian kecil," kata Hammond kala itu.

(rsa)