Josh Brolin, Penjahat Ganda di Balik Thanos 'Infinity War'

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Sabtu, 28/04/2018 14:25 WIB
Josh Brolin, Penjahat Ganda di Balik Thanos 'Infinity War' Josh Brolin, aktor di balik kostum ungu Thanos di 'Avengers: Infinity War.' (REUTERS/Brendan McDermid)
Jakarta, CNN Indonesia -- Siapa sebenarnya Thanos di Avengers: Infinity War?

Saat pertama muncul di The Avengers (2012), belum jelas siapa yang memerankan Thanos. Saat itu si makhluk ungu raksasa dari Titan hanya muncul sekilas di after credit, tersenyum.

Sosok Thanos baru mulai terungkap di Guardians of The Galaxy (2014).


Meski masih tertutup kostum dan efek komputer, pemeran Thanos sudah jelas: Josh Brolin. Aktor senior Hollywood, putra pasangan James Brolin dan Jane Cameron. Keduanya bertemu di set serial televisi Batman pada 1960-an, di mana Jane jadi asisten casting director.

Tahun ini genap berusia 50 tahun, Josh lahir dengan nama Josh James Brolin di Santa Monica, California, Amerika Serikat. Dekat dengan lingkungan perfilman sejak kecil karena ayahnya seorang aktor, Josh baru tetarik dengan seni peran pada usia 16.

Itu bertepatan dengan perceraian kedua orang tuanya. Sang ayah kemudian menikah kembali dengan aktris pemeran Oscar dan ternama, Barbra Streisand pada 1998.


Film pertama Josh adalah The Goonies, yang dirilis pada 1985.

Josh tidak lepas dari masalah hampir tiap aktor, terutama mereka yang mengawali dari usia muda. Pada usia 20-an, ia sempat meninggalkan impiannya. Josh vakum menjadi aktor dan memilih meninggalkan Hollywood. Itu karena ia mengonsumsi narkoba dan terlibat pencurian.

Josh banting setir. Ia menjajal peruntungan di dunia ekonomi, Wall Street.

Namun ia seperti tak bisa mengelak dari takdir saat dipanggil untuk casting Flirting with Disaster (1996). Akhirnya ia mendapat peran sebagai Tony Kent. Setelah itu Josh kembali aktif di berbagai film, termasuk Hollow Man (2000), No Country for Old Men (2007) dan Men in Black 3 (2012). Tahun demi tahun, filmnya terus berderet. Perannya berganti-ganti.

Josh Brolin saat menjadi Thanos dalam 'Avengers: Infinity War.'Josh Brolin saat menjadi Thanos dalam 'Avengers: Infinity War.' (Dok. Walt Disney Indonesia)
Sampai akhirnya Josh didapuk memerankan Thanos.

Dalam wawancara dengan Entertainment Weekly, Josh mengaku awalnya tidak mengenal karakter Thanos. Ia baru riset tentang makhluk setinggi hampir 2 meter dan memiliki berat sekitar 450 kilogram itu setelah tanda tangan kontrak untuk menerima perannya sebagai penjahat.

Kelamaan, ia jatuh cinta pada karakternya.


"Dia sangat, sangat, sangat pintar. Ada beberapa hal kontradiktif tentang makhluk yang berkepala seperti purba ini, dia sangat pintar dibanding siapa pun dalam film," kata Josh.

Thanos lahir berbeda dibanding keluarganya maupun makhluk lain di Titan. Hampir semua dari mereka, termasuk kakak Thanos sendiri, berperawakan serupa. Kakaknya disebut rupawan dan ceria. Sementara Thanos, dengan tubuh yang berbeda, menjadi bahan perundungan.

Seperti cerita si itik buruk rupa.


Namun Josh lebih memilih menyamakan Thanos dengan karakter Quasimodo, orang bertubuh bungkuk dari novel The Hunchback of Notre-Dame (1831). Ayah dua anak itu juga menyamakan Thanos dengan karakter Grenouille dalam novel Perfume: The Story of a Murderer.

Itu novel yang bercerita tentang pembuat parfum yang melakukan pembunuhan. Namun ia ada latar belakang kenapa ia jadi pembunuh: karena sejak kecil sudah dilahirkan berbeda.

"Dia [Thanos] terjebak. Dia sebuah anomali. Dia orang aneh dan itu semua ada di dalam kegilaannya," ujar Josh lagi, mengomentari karakter pemburu infinity stones itu.


Dalam film, Thanos diceritakan mengangkat Gamora (Zoe Saldana) dan Nebula (Karen Gillan) sebagai anak. Seiring mereka beranjak dewasa, Thanos membentuknya sebagai pembunuh dan memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi. Mengutip Josh, keduanya hanya alat bagi Thanos.

Meski begitu, kata Josh, Thanos punya perasaan lebih terhadap Gamora. Baginya, makhluk hijau yang dirawatnya sejak kecil saat ia membasmi separuh populasi di planetnya itu tak sekadar alat. "Little one," demikian ia selalu memanggil Gamora dengan sayang.

Tapi yang lebih menarik dari Thanos selain hubungan kompleksnya dengan Gamora, adalah fakta bahwa ia juga muncul di film Marvel lain, sebagai karakter yang berbeda.

[Gambas:Youtube]

Josh juga menjadi Nathan Summers alias Cable yang bakal muncul dalam Deadpool 2, selang sebulan setelah Avengers: Infinity War rilis. 'Penampakan' Josh sebagai Cable sudah muncul dalam cuplikan Deadpool 2, di mana Deadpool (Ryan Reynolds) menyindirnya sebagai Thanos.

Seperti film sebelumnya, sekuel Deadpool kali ini masih penuh dengan sarkasme dan guyonan.

Presiden Marvel Studios yang juga produser untuk semua film dalam Marvel Cinematic Universe, Kevin Feige tidak keberatan dengan itu. Ia bukan hanya bicara soal sindiran Deadpool terhadap Thanos. Yang dimaksud Feige juga adalah satu aktor yang berperan ganda.


Apalagi karakter Cable tidak masuk MCU karena lisensi filmnya dimiliki 20th Century Fox.

Feige lantas membandingkan Josh, yang memainkan Thanos dan Cable dengan Harrison Ford yang juga memiliki dua karakter dalam satu rumah produksi. Han Solo dan Indiana Jones.

"Kami tidak memiliki kontrak tentang peran lain yang dapat dilakukan orang [yang sama]. Indiana Jones dan Han solo merupakan orang yang sama, itu tidak masalah. Saya rasa Thanos dan Cable adalah dua karakter yang sangat berbeda," ujarnya dalam sebuah wawancara, dikutip Cinema Blend.


Josh bukan aktor pertama yang melakukannya. Chris Evans pernah berperan sebagai Human Torch dalam film Fantastic Four (2005) sebelum menjadi Captain America di Captain America: The First Avenger (2011), sampai sekarang kontraknya disebut segera berakhir.

Michael B. Jordan juga pernah berperan sebagai Human Torch dalam Fantastic Four (2015) yang dibuat ulang, kemudian tampil sebagai Killmonger dalam film Black Panther (2018).

Bagi Josh, dua film blockbuster itu bukan hanya membawa namanya ke level yang berbeda, meski sebelumnya ia sudah banyak terlibat dalam film besar. Namun disebut-sebut, mengutip Daily Mail, berkat dua film itu ia kini bernilai sekitar US$35 juta atau Rp484 miliar.

[Gambas:Video CNN]

Ia masih akan menjadi Thanos di Avengers 4, kelanjutan Infinity War yang rencananya rilis tahun depan. Untuk Cable, Josh masih punya kontrak untuk empat film bersama Reynolds.

Setidaknya, meski masih sama-sama berotot dan berbadan besar seperti Thanos, Josh tidak harus berkulit ungu dan mengenakan 'batu akik' infinity stones saat menjadi Cable. (rsa)