Penyanyi Legendaris Aretha Franklin Dimakamkan 31 Agustus

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Sabtu, 18/08/2018 16:35 WIB
Penyanyi Legendaris Aretha Franklin Dimakamkan 31 Agustus Penyanyi legendari asal Amerika Serikat, Aretha Franklin, akan dimakamkan pada 31 Agustus. (AFP PHOTO / SAUL LOEB)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aretha Franklin akan dimakamkan 31 Agustus mendatang di Detroit dengan upacara pemakaman berlangsung di Greater Grace Temple. Upacara akan berlangsung tertutup dan hanya dihadiri keluarga, teman dekat, serta insan musik dari berbagai genre.

Peristirahatan terakhirnya terletak di samping makam keluarga di Pemakaman Woodlawn.

Dikutip dari AFP, para penggemar 'Queen of Soul' ini dapat memberikan penghormatan sebelum ia dimakamkan pada 28-29 Agustus 2018 di Museum Sejarah Afrika-Amerika Charles H. Wright. Pihak publikasi Aretha, Gwendolyn Quinn berkata kunjungan akan berlangsung selama 12 jam per hari.

Aretha mengembuskan napas terakhir pada Kamis (16/8) di usia 76 tahun akibat kanker pankreas. Penyanyi ini telah menorehkan beragam prestasi termasuk 18 kali memenangi Grammy Award. Gaya bernyanyinya juga banyak memberikan pengaruh pada penyanyi-penyanyi lain.


Para penggemar tentu ingat dengan lagu-lagu hits yang pernah ia populerkan seperti Respect (1967), Natural Woman (1968) dan I Say a Little Prayer (1968). Kepergiannya jelas menimbulkan duka di dunia musik.

Pada Jumat (17/8) para fan juga melakukan penghormatan dengan meletakkan berbagai benda kenangan akan dirinya di depan gereja milik sang ayah, Gereja Baptis Bethel dan kemudian berlanjut di luar Museum Motown. Sepanjang akhir pekan, fan memutar lagu-lagunya dan menyediakan buku duka.

"Kami semua sedih dan patah hati karena kepergiannya, tapi orang-orang berbondong-bondong ke museum. Dia tampil pada malam ulang tahun pernikahan kami ke-20 dan itu sangat fenomenal, pertunjukan fenomenal. Sehingga kami memberikan penghormatan," ujar Sheila Spencer, manajernya.

Penghormatan juga dilakukan oleh mantan presiden AS Barack Obama. Aretha pernah bernyanyi di acara pelantikan Obama menjadi presiden pada 2009.

Ia dan sang istri, Michelle menyebut Aretha membantu pembentukan identitas Amerika Serikat.

"Tiap kali ia bernyanyi, kami terberkati dengan secercah pencerahan," ucap Obama.
(vws)


BACA JUGA