'The Night Comes For Us' Bikin Netflix 'Lirik' Indonesia

CNN Indonesia | Jumat, 09/11/2018 19:32 WIB
'The Night Comes For Us' Bikin Netflix 'Lirik' Indonesia Suksesnya film 'The Night Comes For Us' membuat Netflix melihat adanya potensi lebih dari perfilman Indonesia. (Foto: dok Netflix)
Singapura, CNN Indonesia -- Film 'The Night Comes For Us' (TNCFU) tergolong film yang sukses sejak dirilis melalui layanan film streaming Netflix sejak Oktober lalu. Selain dipuji media internasional, situs Rottentomatoes memberikan nilai 87 dari 100 untuk film tersebut.

Atas TNCFU, CEO Netflix Reed Hastings mengatakan perusahaan yang ia pimpin akan meningkatkan investasi di Indonesia. Namun ia tidak menjelaskan secara pasti kapan investasi dilakukan.

"Kami sangat tertarik membuat film dan serial lokal dengan sineas Indonesia. Film dan serial akan tayang di Indonesia, dan disiarkan ke seluruh dunia," kata Hastings dalam sesi wawancara Marina Bay Sands Expo and Convention Centre, Singapura, Jumat (9/11).




Film yang disutradarai Timo Tjahjanto itu menjadi film Indonesia pertama yang dirilis melalui Netflix. Mengacu pada pernyataan Hastings, ke depan akan ada film-film Indonesia yang rilis oleh Netflix.

Pun begitu dengan serial yang sampai saat ini belum ada serial lokal dari Indonesia. Semenjak masuk ke Asia sejak 2016 lalu, Netflix menyajikan serial lokal dari beberapa negara. Beberapa di antaranya adalah 'Sacred Games' asal India dan 'Kingdom' asal Korea Selatan.

"Kurang-lebih saat ini sudah ada 20 negara (yang produksi film/serial) lokal, kami akan menambahkan Indonesia," kata Hastings.

Sebelumnya, VP Communication Netflix Asia Jessica Lee mengatakan perusahaan yang ia naungi tidak bisa memberikan angka berapa banyak TNCFU ditonton. Namun setidaknya TNCFU tergolong film yang mendapat respons baik bila ditonton 1 persen pelanggan Netflix.



"Subscriber Netflix kurang lebih sebanyak 138 juta, kalau satu persen dari jumlah tersebut menonton TNCFU itu sudah banyak," kata Lee pada Rabu (7/11) lalu.

TNCFU bercerita tentang sindikat kejahatan di Asia Tenggara pimpinan Ito (Joe Taslim). Sindikat itu mengalami konflik internal setelah Ito menghilang secara misterius, dan muncul lagi bersama seorang gadis muda.

Ito pun harus menghadapi sejumlah masalah, mulai dari penguasa baru perdagangan narkoba yang menagih uang simpanan. Hingga kawan lamanya Arian (Iko Uwais) yang kala itu bersebrangan.

Selain Joe dan Iko, film ini turut diramaikan aksi Julie Estelle, Abimana Aryasatya, Sunny Pang, Zack Lee, Hannah Al Rashid, Dian Sastrowardoyo, Shareefa Danish, Epy Kusnandar, Dimas Anggara, Morgan Oey, Ronny Tjandra, Salvita Decorte, serta Revaldo. (adp/rea)