FOTO: Kisah Kursi Senyap di Bioskop Tua di Wina

Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 14/11/2018 08:37 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Bioskop Breitenseer Lichtspiele adalah salah satu yang tertua di dunia. Berdiri sejak awal 1900-an, kini hanya ada kursi-kursi senyap di dalamnya.

Seorang proyeksionis bernama Wolfgang meninggalkan ruang screening, yaitu ruang yang dipakai menonton bioskop untuk skala audiens lebih kecil daripada bioskop, di Bioskop Breitenseer Lichtspiele di Wina, Austria. (REUTERS/Lisi Niesner)
Seorang pecinta film bernama Axel Walde menonton film di Bioskop Breitenseer Lichtspiele yang merupakan salah satu bioskop tertua di dunia. (REUTERS/Lisi Niesner)
Bioskop Breitenseer Lichtspiele menjadi sarana hiburan warga setempat sejak 1909. (REUTERS/Lisi Niesner)
Pada 1920, orang berduyun-duyun datang ke Bioskop Breitenseer Lichtspiele untuk menonton berbagai film bisu, seperti 'A Woman of Affairs' yang dibintangi oleh Greta Garbo. (REUTERS/Lisi Niesner)
Dalam perjalanannya, Nitsch-Fitz pemilik bioskop ini menggunakan pemutar DVD dan blu-ray lantaran pendapatannya tidak mencukupi untuk memperbarui peralatan inventaris bioskop. (REUTERS/Lisi Niesner)
Wolfgang mengecek kondisi bioskop sebelum ditutup untuk hari itu. Dua tahun lagi, pengelolaan Breitenseer Lichtspiele akan diserahkan kepada keponakan sang pemilik. (REUTERS/Lisi Niesner)
Penerimaan tiket Bioskop Breitenseer Lichtspiele di Wina, Austria, 11 Oktober 2018. (REUTERS/Lisi Niesner)
Kotak DVD film 'High Society' dipajang di atas meja di ruang screening Bioskop Breitenseer Lichtspiele. (REUTERS/Lisi Niesner)
Sang pemilik bioskop Nitsch-Fitz yang berusia 80 tahun, berbincang dengan proyeksionis Wolfgang di meja kasir sementara menunggu calon penonton. (REUTERS/Lisi Niesner)
Proyeksionis Wolfgang meninggalkan Bioskop Breitenseer Lichtspiele di malam hari, 18 Oktober 2018. (REUTERS/Lisi Niesner)